DUNIA
Survei: Hampir 75 Persen Warga Korsel Tuntut Presiden Yoon Mundur Usai Huru-Hara Darurat Militer
AKTUALITAS.ID – Badan Riset Survei Realmater melaporkan bahwa hampir 75 persen warga Korea Selatan menuntut Presiden Yoon Suk Yeol mundur setelah terjadinya huru-hara yang dipicu oleh darurat militer. Jajak pendapat yang dilakukan pada Rabu (11/12/2024) terhadap 507 orang berusia 18 tahun ke atas menunjukkan angka yang mengejutkan.
Sebanyak 74,8 persen responden dalam survei tersebut menyatakan bahwa Presiden Yoon harus segera mundur dari jabatannya, baik dengan cara mengundurkan diri maupun melalui pemakzulan. Survei ini memiliki margin of error sebesar 4,4 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Selain itu, survei tersebut juga mencatat bahwa 16,2 persen warga Korsel mendukung pengunduran diri Yoon secara “tertib” sebagaimana diusulkan oleh partai berkuasa, People Power Party (PPP). PPP sebelumnya mengusulkan pengunduran diri Yoon dengan cara yang teratur untuk menghindari ketidakstabilan politik, dengan perkiraan bahwa presiden mungkin mundur pada bulan Februari atau Maret 2025.
Menurut rencana yang diajukan PPP, setelah pengunduran diri Yoon, Korea Selatan akan menggelar pemilihan umum dadakan pada bulan April untuk memilih pengganti presiden. Selama masa transisi tersebut, jabatan presiden akan dipegang oleh perdana menteri.
Lebih lanjut, survei juga menunjukkan bahwa 66,2 persen responden merasa tertekan atau terimbas oleh kekacauan yang ditimbulkan oleh situasi darurat militer tersebut. Keinginan besar masyarakat untuk perubahan ini mencerminkan ketidakpuasan yang meluas terhadap kepemimpinan Presiden Yoon. (Damar Ramadhan)
-
NASIONAL18/03/2026 00:31 WIBKapolri Resmikan Masjid Al-Adzim Polda Riau, Perkuat Community Policing Lewat Satgas PHK dan Ojol
-
JABODETABEK18/03/2026 12:30 WIBPolisi: Tidak Ada One Way Penuh di Jalur Puncak hingga Lebaran
-
OASE18/03/2026 05:00 WIBSurah Al-Mutaffifin Ingatkan Pedagang tentang Hari Pembalasan
-
NASIONAL18/03/2026 13:00 WIBKemenhub: Tak Ada Penghentian Penerbangan Internasional
-
NASIONAL18/03/2026 14:00 WIBMUI Imbau Umat Tunggu Penetapan Lebaran Resmi
-
NASIONAL18/03/2026 10:00 WIBBantah Isu Liar, TNI Selidiki Dugaan Prajurit Terlibat Kasus Air Keras KontraS
-
EKBIS18/03/2026 10:30 WIBRupiah Naik 0,25% ke Rp16.955 per Dolar AS
-
EKBIS18/03/2026 11:34 WIBHarga Emas Antam Naik ke Rp2,996 Juta per Gram