DUNIA
GSF Dekati Gaza, Israel Siap Mencegat Kapal Bantuan Kemanusiaan
AKTUALITAS.ID – Armada Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Jalur Gaza dilaporkan mulai memasuki wilayah perairan Mesir. Rombongan kapal telah mencapai Marsa Matrouh, kawasan pesisir Laut Mediterania, pada Minggu (28/9/2025).
Dalam keterangan resminya, GSF menyebut kapal mereka kini hanya berjarak 36 mil laut dari Gaza dengan perkiraan tiba dalam 3 – 4 hari. “Armada kami saat ini berjumlah 44 kapal, diperkuat dengan dua kapal baru yang berlayar bersama kami,” ujar GSF, seperti dikutip Anadolu Agency.
Namun, perjalanan ini memasuki fase berisiko tinggi. “Dalam dua hari ke depan, kami akan memasuki zona berbahaya. Tekad kami bulat, tapi kewaspadaan dan solidaritas global sangat dibutuhkan,” tegas GSF.
Komite Internasional untuk Membongkar Blokade Gaza memperkirakan kapal-kapal GSF akan melintasi perairan utara Kota Alexandria dalam beberapa jam mendatang. Mereka juga menuding Israel berpotensi melakukan serangan atau tindakan represif seiring armada semakin dekat ke Gaza.
Media Israel KAN melaporkan, angkatan laut Israel, khususnya unit elit Shayetet 13, telah berlatih selama beberapa hari untuk mencegat kapal GSF. Tel Aviv disebut berencana melakukan pencegatan bersamaan dengan hari raya Yom Kippur.
GSF menolak tawaran Israel agar kapal-kapal bantuan berlabuh di pelabuhan Ashkelon, Siprus, maupun Vatikan. Mereka menilai pendaratan bantuan di luar Gaza tidak sesuai dengan tujuan misi. Penolakan inilah yang dipandang Israel sebagai bentuk provokasi.
Diketahui, Global Sumud Flotilla merupakan gerakan internasional yang diluncurkan sejak 31 Agustus 2025 untuk menyalurkan bantuan ke Gaza, yang masih berada dalam blokade Israel. Armada ini terdiri dari puluhan kapal sipil yang membawa jurnalis, aktivis, tenaga kesehatan, hingga tokoh publik, termasuk aktivis iklim Greta Thunberg.
Sepanjang perjalanan, GSF beberapa kali mendapat serangan yang dituding berasal dari Israel. Salah satunya terjadi di perairan Yunani, yang bahkan mendorong Italia dan Spanyol mengirim kapal fregat untuk mengawal armada GSF.
Misi ini menjadi sorotan dunia internasional, mengingat GSF membawa pesan solidaritas global untuk kemanusiaan di Gaza di tengah blokade ketat Israel. (Mun)
-
FOTO30/01/2026 20:18 WIBFOTO: Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional di Istana Negara
-
POLITIK30/01/2026 14:00 WIBKetua Komisi II DPR Tak Sepakat Usulan Ambang Batas Parlemen Dihapus
-
EKBIS30/01/2026 13:00 WIBDirut BEI Mengundurkan Diri
-
RAGAM30/01/2026 13:30 WIBManfaat Bagi Lansia Saat Merawat Cucu
-
DUNIA30/01/2026 19:00 WIBTeheran Siap Respons Agresi AS dengan Serangan ke Tel Aviv
-
JABODETABEK30/01/2026 14:30 WIBKebakaran di Jagakarsa, Satu Orang Tewas
-
NASIONAL30/01/2026 18:00 WIBGugatan Mahasiswa soal Abolisi dan Amnesti Ditolak MK
-
RAGAM30/01/2026 15:30 WIBTim Aerobatik TNI AU Bakal Tampil di Singapura Air Show 2026