DUNIA
Kebakaran Dahsyat Hanguskan 1.500 Rumah di Permukiman Kumuh Bangladesh
AKTUALITAS.ID – Kebakaran besar melanda permukiman kumuh Korail di Dhaka pada Selasa (25/11/2025) malam, menghancurkan sekitar 1.500 rumah dan membuat ribuan warga kehilangan tempat tinggal. Menurut pejabat Dinas Pemadam Kebakaran Bangladesh, api baru dapat dikendalikan setelah lima jam upaya pemadaman oleh 19 unit pemadam.
Permukiman Korail—yang berada di antara kawasan elit Gulshan dan Banani—kembali menjadi lokasi bencana. Meski skala kebakaran sangat besar, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Direktur Pemadam Kebakaran dan Pertahanan Sipil, Letkol Mohammad Tajul Islam Chowdhury, mengatakan akses jalan yang sempit serta penggunaan bahan bangunan yang mudah terbakar mempercepat penyebaran api. Ia juga mengungkapkan temuan kabel listrik semrawut dan tabung gas di hampir setiap rumah, yang memperburuk risiko kebakaran, terutama di musim dingin yang sering memicu insiden serupa.
Permukiman Korail, dengan sekitar 10.000 rumah di lahan seluas 90 hektare, telah beberapa kali mengalami kebakaran besar dalam beberapa tahun terakhir—termasuk pada Februari, Maret, dan Desember tahun lalu.
Kepala pemerintahan sementara Bangladesh, Muhammad Yunus, menyampaikan keprihatinan mendalam serta belasungkawa kepada warga terdampak. Pemerintah, ujarnya, akan menyalurkan bantuan pemulihan dan memerintahkan penyelidikan menyeluruh, sekaligus menekankan perlunya langkah pencegahan yang lebih kuat agar tragedi serupa tidak terulang. (DIN)
-
NASIONAL18/03/2026 00:31 WIBKapolri Resmikan Masjid Al-Adzim Polda Riau, Perkuat Community Policing Lewat Satgas PHK dan Ojol
-
JABODETABEK18/03/2026 12:30 WIBPolisi: Tidak Ada One Way Penuh di Jalur Puncak hingga Lebaran
-
OASE18/03/2026 05:00 WIBSurah Al-Mutaffifin Ingatkan Pedagang tentang Hari Pembalasan
-
NASIONAL18/03/2026 13:00 WIBKemenhub: Tak Ada Penghentian Penerbangan Internasional
-
NASIONAL18/03/2026 14:00 WIBMUI Imbau Umat Tunggu Penetapan Lebaran Resmi
-
NASIONAL18/03/2026 10:00 WIBBantah Isu Liar, TNI Selidiki Dugaan Prajurit Terlibat Kasus Air Keras KontraS
-
EKBIS18/03/2026 10:30 WIBRupiah Naik 0,25% ke Rp16.955 per Dolar AS
-
EKBIS18/03/2026 11:34 WIBHarga Emas Antam Naik ke Rp2,996 Juta per Gram