Connect with us

DUNIA

Setop Serangan Israel, Lebanon Minta Bantuan Pakistan

Aktualitas.id -

Kebakaran yang disebabkan oleh serangan udara Israel di Beirut, Lebanon, Rabu (8/4/2026). (Xinhua/Bilal Jawich).

AKTUALITAS.ID – Berkat mediasi Pakistan, Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair global akan dibuka kembali, sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata tersebut.

Pada hari yang sama, pesawat tempur dan artileri Israel menyerang belasan permukiman di Lebanon selatan, termasuk di kota besar Tyre.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam meminta Pakistan untuk mendukung upaya memastikan penghentian segera serangan Israel terhadap Beirut dan warga sipilnya.

Pernyataan itu disampaikan Kantor Perdana Menteri Lebanon, Kamis waktu setempat, menyusul percakapan telepon antara Salam dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

“Sambil mengucapkan terima kasih kepada Perdana Menteri Shehbaz Sharif atas upaya perdamaiannya, Perdana Menteri Lebanon meminta dukungan Pakistan untuk mengakhiri segera serangan yang menargetkan Lebanon dan rakyatnya,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Pakistan merupakan aktor kunci dalam proses gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Trump mengatakan penghentian serangan Israel di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran karena keterlibatan gerakan Hizbullah.

Namun, Iran menganggap ini sebagai pelanggaran gencatan senjata yang dicapai pihaknya dengan Washington.

(Purnomo/goeh)

TRENDING

Exit mobile version