NASIONAL
Perlindungan TNI di Bunker Lebanon Adalah Evakuasi Taktis
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Indonesia mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam unggahan akun Instagram resmi (@prabowo), Sabtu kemarin.
“Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa,” ujar Prabowo dalam unggahannya.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menilai perintah dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto agar para prajurit TNI pasukan perdamaian di Lebanon berlindung di bunker adalah langkah antisipatif untuk evakuasi taktis.
Menurut dia, upaya itu merupakan bentuk kesiapsiagaan yang tidak bisa ditawar. Amelia mengatakan ketika terjadi eskalasi konflik di kawasan itu, upaya tersebut merupakan langkah yang tepat, terukur, dan mencerminkan prioritas utama pada keselamatan personel.
“Dalam situasi konflik yang dinamis dan berisiko tinggi, keputusan cepat berbasis mitigasi ancaman adalah bagian dari standar operasi yang harus dijalankan,” kata Amelia dalam keterangan di Jakarta, Senin (6/4/2026).
Dia pun mendorong agar pemerintah dan TNI terus melakukan evaluasi situasi secara berkala, memperkuat sistem perlindungan pasukan serta memastikan adanya protokol kontingensi yang adaptif terhadap perkembangan eskalasi di lapangan.
(Ari Wibowo/goeh)
-
FOTO19/09/2026 16:49 WIB
KWP Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis Hilang Kontak
-
NASIONAL19/09/2026 13:00 WIBMusa Rajekshah: Sekolah Rakyat Jangan Cuma Jadi Proyek
-
RAGAM19/09/2026 14:00 WIBBoven Digoel: Tempat Lahirnya Jaringan Kemerdekaan
-
POLITIK19/09/2026 11:00 WIBPrabowo Bicara Reshuffle, PAN Pilih Taat
-
DUNIA19/09/2026 12:00 WIBTrump Batasi Gerak Presiden Iran di New York
-
POLITIK19/09/2026 16:00 WIBPSI: Tak Gentar Ambang Batas Parlemen Naik 5 Persen
-
DUNIA19/09/2026 15:00 WIBKapal Raksasa China Tabrak Kapal Milik Filipina di Laut China Selatan
-
NASIONAL19/09/2026 19:00 WIBPigai: Jangan Biarkan Konflik Papua Berubah Jadi Konflik Horizontal