NASIONAL
Pigai: Jangan Biarkan Konflik Papua Berubah Jadi Konflik Horizontal
AKTUALITAS.ID – Eskalasi konflik di Bumi Cenderawasih memasuki babak baru yang jauh lebih mengkhawatirkan. Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai secara terbuka membunyikan alarm bahaya terkait pergeseran ekstrem pola perlawanan di Papua, yang kini mulai menunggangi sentimen etnis dan rasialisme.
Pigai menegaskan, perubahan wujud konflik ini adalah bom waktu yang bisa memicu benturan horizontal berskala masif jika negara lengah.
“Yang mengagetkan saya, perlawanan di Papua geser ke atas dasar rasisme, etnik, dan ras. Jika ini dibiarkan, perlawanan atas dasar perbedaan ini tidak bisa dianggap remeh,” tegas Pigai dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Metamorfosis perlawanan di Papua tercatat telah melewati berbagai fase. Dimulai dari perlawanan bersenjata sporadis di era 1960-an, gerakan ini membelah diri pada tahun 2000 menjadi poros bersenjata (TPN-OPM) dan diplomasi politik intelektual. Taktik kemudian berevolusi menuju kampanye internasional via forum global hingga gerakan bawah tanah (klandestin) di kawasan perkotaan.
Namun, injeksi sentimen suku dan ras saat ini dinilai Pigai sebagai ancaman eksistensial bagi persatuan bangsa. Ia memaparkan bukti sejarah yang mengerikan: hancurnya Yugoslavia menjadi tujuh negara, runtuhnya 15 negara dari Uni Soviet, hingga berdarahnya perpisahan India dan Pakistan, yang semuanya berakar dari kebencian rasial dan etnis.
Mencegah skenario kelam itu terulang di Indonesia, Kementerian HAM mendesak operasi pencegahan digenjot dari hulu. Pigai menuntut penghapusan total praktik diskriminasi dan jaminan keadilan mutlak bagi seluruh warga.
Langkah ini bersifat krusial untuk mencegah segregasi sosial yang mematikan, memastikan masyarakat asli Papua dan warga pendatang tidak berakhir layaknya “minyak dan air” akibat provokasi rasial yang sengaja diembuskan pihak-pihak tak bertanggung jawab. (Bowo/Mun)
-
NASIONAL18/09/2026 22:00 WIBPimpin DPR: Jangan Ada Kapal Berlayar Tanpa SOP
-
DUNIA18/09/2026 21:00 WIBSerangan Brutal Houthi Tewaskan 23 Tentara Pemerintah
-
JABODETABEK19/09/2026 06:30 WIBSIM Keliling Sabtu Hadir di 5 Titik Jakarta
-
DUNIA19/09/2026 00:00 WIBGudang Militer Israel di Gaza Dibobol
-
JABODETABEK19/09/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Berpotensi Turun di Jakarta Sabtu
-
NASIONAL19/09/2026 06:00 WIBDoa Menggema di DPR untuk 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang
-
DUNIA19/09/2026 08:00 WIBIsrael Siapkan Operasi Darat Baru di Gaza
-
POLITIK19/09/2026 09:30 WIBJeirry Sumampow: Rekrutmen KPU-Bawaslu Jadi Titik Rawan Demokrasi