RAGAM
BNPB: 112 Daerah Rawan, 2.150 Desa Masuk Zona Bahaya
AKTUALITAS.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerbitkan peringatan dini berskala nasional. Pemataan terbaru periode Juni–November 2026 mencatat sebanyak 112 kabupaten/kota di 22 provinsi berada dalam cengkeraman potensi bencana hidrometeorologi utama.
Ancaman kombinasi cuaca ekstrem dan krisis lingkungan ini tak main-main: sebanyak 650.000 jiwa penduduk terancam dan potensi kerugian ekonomi ditaksir membengkak hingga Rp 2,3 triliun.
Berdasarkan analisis BNPB yang menggabungkan parameter curah hujan ekstrem, alih fungsi lahan, topografi lereng, hingga kerapatan permukiman, sebanyak 42 kabupaten/kota ditetapkan masuk kategori rawan tinggi. Sementara itu, 53 wilayah berstatus rawan sedang, dan 17 wilayah masuk kategori rawan rendah. Secara keseluruhan, terdapat 2.150 desa yang kini berada di zona bahaya merah.
Dua pulau utama, Jawa dan Sulawesi, menjadi wilayah yang paling disorot. Empat provinsi penyumbang wilayah rawan tinggi terbanyak meliputi:
Jawa Barat: 11 kabupaten/kota
Jawa Tengah: 9 kabupaten/kota
Sulawesi Selatan: 7 kabupaten/kota
Kalimantan Barat: 6 kabupaten/kota
BNPB menegaskan bahwa lebih dari 90% kejadian bencana di Indonesia setiap tahunnya didominasi oleh fenomena hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung, hingga gelombang tinggi laut.
Parahnya, ancaman ini kian diperparah oleh ulah manusia. Eksploitasi sumber daya alam secara masif, pembalakan hutan, serta pemusnahan area resapan air membuat bentang alam kehilangan daya dukung vegetasinya. Ketika curah hujan ekstrem menerjang, tanah tak lagi mampu menahan laju air.
Menghadapi potensi krisis ini, BNPB mendesak seluruh pemerintah daerah tancap gas memperkuat sistem mitigasi. Langkah darurat seperti perbaikan drainase, pembangunan embung, penghijauan lereng kritis menggunakan vegetasi penahan tanah, hingga penyiapan infrastruktur peringatan dini bersama BMKG harus diselesaikan sebelum puncak ancaman meluluhlantakkan permukiman warga. (Irawan/Mun)
-
EKBIS15/09/2026 09:30 WIBIHSG Jeblok! 3 Saham Bank Jumbo Ikut Terseret
-
OASE15/09/2026 05:00 WIBUmat Islam Wajib Percaya Seluruh Kitab Ini Tanpa Terkecuali
-
POLITIK15/09/2026 14:00 WIBGolkar Angkat Suara soal OTT Fahd
-
NASIONAL15/09/2026 16:00 WIBJurnalis Hilang, Pencarian Tembus Bengkulu
-
NASIONAL15/09/2026 07:00 WIBFahd Arafiq hingga Eks Bupati Kebumen Masuk OTT KPK
-
DUNIA15/09/2026 15:00 WIBIRGC Klaim Tembak Jatuh Drone AS di Selat Hormuz
-
NUSANTARA15/09/2026 12:30 WIBPuluhan Siswa MTsN Pariaman Keracunan Massal
-
NUSANTARA15/09/2026 14:30 WIBKabut dan Asap Turunkan Jarak Pandang hingga 1 Km di Sumut