NUSANTARA
Kabut dan Asap Turunkan Jarak Pandang hingga 1 Km di Sumut
AKTUALITAS.ID – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kian nyata menyiksa Sumatera Utara. Sebanyak 20 kabupaten dan kota di Sumut mendadak diselimuti kabut asap pekat pada Senin (14/9/2026). Dampaknya tak main-main, jarak pandang di sejumlah wilayah merosot drastis hingga menyisa 1 kilometer.
Berdasarkan pemantauan citra sebaran asap BBMKG Wilayah I Medan, asap pekat bergerak dari arah tenggara menuju barat laut menyapu kawasan pemukiman dan jalur transportasi vital.
Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, mengonfirmasi sebaran asap terdeteksi merata di puluhan daerah mulai dari Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu, Padanglawas, Padanglawas Utara, Deliserdang, Serdang Bedagai, Kota Medan, Tapanuli Selatan, Padang Sidimpuan, Mandailing Natal, Toba, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Sibolga, Asahan, Tanjung Balai, Batubara, Simalungun, hingga Samosir.
“Sebaran asap tersebut bergerak ke arah barat laut, mengikuti pola angin yang bertiup dari arah tenggara,” terang Hendro.
Dampak buruk sergapan asap ini langsung dirasakan di lapangan. Pengamatan Stasiun Meteorologi Silangit dan Stasiun Meteorologi Aek Godang mencatat jarak pandang bebas merosot tajam ke rentang 1 hingga 4 kilometer. Kendati konsentrasi PM2.5 masih dalam kategori sedang, pandangan terbatas ini mengancam keselamatan penerbangan dan lalu lintas darat.
Titik panas (hotspot) pemicu utama asap terdeteksi di kawasan Tapanuli Selatan sebanyak tiga titik dan Tapanuli Utara satu titik dengan tingkat kepercayaan menengah.
Menanggapi kondisi gawat udara ini, BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan penuh saat beraktivitas di luar ruangan.
“Masyarakat yang berada di wilayah dengan jarak pandang rendah akibat kabut dan asap diimbau untuk berhati-hati saat berkendara, menjaga jarak aman, dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai,” tegas Hendro.
Hendro juga mendesak para bupati dan wali kota di 20 daerah terdampak untuk segera pasang badan. Pemerintah daerah diminta tancap gas berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri guna memantau pergerakan karhutla sekaligus menekan potensi timbulnya titik api baru sebelum langit Sumut benar-benar lumpuh. (Irawan/Mun)
-
RAGAM14/09/2026 22:00 WIB10 Tanda Diabetes Bisa Muncul di Kulit
-
RIAU14/09/2026 16:22 WIBPolresta Pekanbaru Musnahkan 1.473 Butir Ekstasi, Sabu dan Cartridge Etomidate
-
POLITIK14/09/2026 17:00 WIBPDIP Pecat Kader Usai Temui Jokowi
-
NASIONAL14/09/2026 19:00 WIBDPR Minta Sanksi Keras bagi Operator Kapal yang Membandel
-
NASIONAL14/09/2026 16:00 WIBDPR Minta Audit Besar-Besaran Kapal Penumpang dan Kargo
-
DUNIA14/09/2026 18:00 WIBMantan Pejabat CIA Terjerat Kasus Emas Rp700 Miliar
-
NASIONAL14/09/2026 20:00 WIBPuspom AU Tahan 4 Prajurit Terkait Kematian Serda Ahmad di Halim
-
DUNIA15/09/2026 00:00 WIBKebakaran Hutan Dahsyat Hanguskan Kawasan Mewah Costa del Sol Spanyol