EKBIS
Hashim Djojohadikusumo: Indonesia Jadi Negara yang Paling Dicari Investor Global
AKTUALITAS.ID – Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan bahwa Indonesia kini menjadi salah satu negara paling dicari oleh investor global. Dalam wawancara setelah menghadiri Rapimnas Kadin 2024, Hashim menyoroti bahwa Indonesia, bersama dengan India, saat ini menjadi dua negara besar yang banyak diminati oleh investor internasional.
“Dua negara besar, dan saya kira India juga akan dapat investasi, Indonesia. Yang kedua adalah Indonesia, negara betul-betul semata-mata,” ujar Hashim pada Minggu malam (1/12/2024). Menurutnya, Indonesia sangat diuntungkan dengan posisinya yang netral dan hubungan baik dengan hampir semua negara di dunia.
Hashim menambahkan bahwa Indonesia tidak memiliki musuh dan semua negara tetangga merupakan sahabat. Ia mencontohkan hubungan Indonesia dengan negara tetangga seperti Timor Leste, yang dipertegas dengan kunjungan Kepala BIN, Budi Gunawan, yang membawa pesan khusus dari Prabowo Subianto, yang berencana mengunjungi negara tersebut. “Kemarin Pak Budi Gunawan berkunjung ke Dili, bawa pesan khusus dari Pak Prabowo, kalau tidak salah Pak Prabowo mau ke sana, ke Timor Leste, kita bersahabat,” kata Hashim.
Menurut Hashim, posisi Indonesia sebagai negara yang aman, damai, dan netral sangat menguntungkan dalam dunia usaha. Indonesia, lanjutnya, adalah tempat yang nyaman bagi investor karena situasinya yang stabil dan bebas dari konflik. “Di dunia usaha, kita betul-betul mendapat anugerah dari Tuhan. Tidak ada musuh, semua menjadi sahabat kita, kita tempat aman, kita tempat adem, tempat damai,” tambahnya.
Sebagai perbandingan, Hashim juga mencatat situasi di Jazirah Arab yang sedang dilanda perang saudara, dengan beberapa negara seperti Suriah dan Aleppo berada dalam kondisi yang tidak stabil. Hal ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi yang lebih aman dan stabil di tengah ketegangan global.
Dengan situasi yang kondusif dan hubungan internasional yang baik, Hashim percaya bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menarik lebih banyak investasi, yang pada akhirnya akan memberikan stimulus positif bagi perekonomian Indonesia. (Enal Kaisar)
-
RILEKS04/04/2026 15:45 WIBLogika Jaksa, Kreativitas Amsal Sitepu Harus Pakai Tenaga Dalam
-
RAGAM04/04/2026 15:30 WIBIni Peringatan Keras Ramalan Zodiak 4 April 2026
-
PAPUA TENGAH04/04/2026 19:00 WIBSinergi Lintas Sektoral Amankan Prosesi Jumat Agung di Mimika
-
NASIONAL04/04/2026 22:30 WIB143.948 Siswa Bersaing Ketat di SPAN-PTKIN
-
NASIONAL05/04/2026 07:00 WIBPAN Bongkar Risiko WFH Seragam untuk Swasta
-
JABODETABEK04/04/2026 17:30 WIBMacan Tutul Masuk Permukiman Warga, Berhasil Dievakuasi
-
POLITIK05/04/2026 06:00 WIBPakar Militer: Isu Presiden Antikritik Picu Ancaman Gerakan “No King”
-
OTOTEK04/04/2026 16:00 WIBJepang Disalip China Jadi Importir Mobil Terbesar