DUNIA
Iran Siap Hancurkan Pasukan AS Jika Invasi Darat
AKTUALITAS.ID – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah pejabat militer Iran mengeluarkan peringatan keras terkait kemungkinan invasi darat.
Panglima Angkatan Darat Iran, Amir Hatami, menyatakan bahwa tidak ada pasukan musuh yang akan selamat jika operasi darat dilakukan ke wilayah negaranya.
“Jika musuh mencoba operasi darat, tidak seorang pun boleh selamat,” ujarnya dalam pernyataan yang disiarkan oleh IRIB.
Hatami menegaskan bahwa pihak militer telah menginstruksikan seluruh komando operasional untuk memantau pergerakan pasukan lawan secara ketat dan merespons secara tepat waktu.
Ia juga menambahkan bahwa tujuan utama Iran adalah menjaga keamanan nasional dan mencegah konflik meluas.
Sebelumnya, laporan The Washington Post menyebutkan bahwa Pentagon tengah mempertimbangkan opsi operasi darat di Iran, menyusul pengerahan ribuan pasukan AS ke kawasan Timur Tengah.
Rencana tersebut dikabarkan masih menunggu keputusan Presiden Donald Trump, dan berpotensi membuka fase baru konflik yang lebih berisiko.
Beberapa target yang disebut dalam diskusi militer mencakup Pulau Kharg—pusat ekspor minyak utama Iran—serta wilayah pesisir di sekitar Selat Hormuz.
Sejak konflik meningkat pada akhir Februari, korban jiwa terus bertambah, sementara serangan balasan Iran melalui drone dan rudal memperluas dampak ke sejumlah negara di kawasan.
Ketegangan ini juga memicu gangguan pada jalur perdagangan global, energi, serta penerbangan internasional.
Dengan pernyataan keras dari Iran dan langkah militer yang terus disiapkan oleh Amerika Serikat, situasi di Timur Tengah kian memanas. Dunia internasional kini menanti langkah diplomasi guna meredam potensi konflik yang lebih luas. (Mun)
-
OTOTEK17/10/2026 20:00 WIBGoogle Wanti-Wanti Peretas Bisa Kuasai Komputer dari Jarak Jauh
-
DUNIA17/10/2026 21:00 WIBTerkuak! AS Siapkan Emak dari Segala Bom untuk Hantam Iran
-
JABODETABEK17/10/2026 22:00 WIBNiat Numpang Tidur, Bocah 11 Tahun di Depok Malah Disodomi
-
DUNIA17/10/2026 15:00 WIBKabut Asap Makin Parah, Malaysia Tunda Ujian Sekolah
-
NASIONAL18/10/2026 06:00 WIBAsap Karhutla Meluas, Eddy Soeparno Dorong AI untuk Memburu Titik Api
-
NASIONAL17/10/2026 19:00 WIBKemenkum Mulai Godok Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
-
JABODETABEK18/10/2026 05:30 WIBBMKG: 6 Wilayah Jakarta Cerah Membara Minggu Ini
-
NASIONAL17/10/2026 17:00 WIBKomisi IV DPR Soroti Karhutla yang Menewaskan Empat Petugas di Bromo