Connect with us

DUNIA

Trump Tak Lagi Bebas Tentukan Perang Iran

Aktualitas.id -

Ilustrasi Presiden Donald Trump pusing, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat resmi mengesahkan resolusi yang membatasi kewenangan Presiden Donald Trump dalam menjalankan perang melawan Iran.

Keputusan tersebut diambil setelah DPR AS menggelar pemungutan suara pada Rabu (3/6). Resolusi itu lolos dengan perolehan 215 suara mendukung dan 208 suara menolak.

Langkah DPR AS ini dinilai sebagai teguran keras terhadap kebijakan perang yang dijalankan Trump. Dengan disahkannya resolusi tersebut, Presiden AS tidak lagi dapat mengambil langkah militer besar terkait Iran tanpa terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari Kongres.

Selama beberapa waktu terakhir, Partai Demokrat terus mendorong pembatasan kewenangan perang Trump baik di DPR maupun Senat. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah sejumlah anggota Partai Republik ikut memberikan dukungan.

Beberapa anggota DPR dari Partai Republik yang mendukung resolusi tersebut antara lain Thomas Massie, Brian Fitzpatrick, Tom Barrett, dan Warren Davidson.

Tom Barrett menyebut banyak warga Amerika mulai merasa frustrasi terhadap dampak perang yang berkepanjangan. Menurutnya, kondisi ekonomi yang memburuk turut memengaruhi sikap publik terhadap kebijakan militer pemerintah.

Sementara itu, Thomas Massie yang selama ini dikenal kritis terhadap kebijakan perang Trump menilai DPR AS telah mengirimkan pesan kuat bahwa masyarakat mulai lelah dengan konflik yang berdampak pada kenaikan harga energi dan biaya hidup.

Massie menyoroti tingginya harga bensin, solar, hingga pupuk yang dinilai membebani masyarakat dan sektor pertanian di berbagai wilayah Amerika Serikat.

Di sisi lain, Brian Fitzpatrick menegaskan bahwa dukungannya terhadap resolusi tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap hukum yang berlaku, khususnya Undang-Undang Kewenangan Perang yang mengatur peran Kongres dalam memberikan persetujuan atas tindakan militer.

Pengesahan resolusi ini menandai meningkatnya pengawasan Kongres terhadap kebijakan luar negeri dan militer Gedung Putih, terutama terkait konflik yang melibatkan Iran. Ke depan, setiap langkah strategis terkait perang diperkirakan akan menghadapi pengawasan yang lebih ketat dari para legislator di Capitol Hill. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version