Connect with us

OLAHRAGA

Timnas Skateboard Indonesia Bidik Tiga Medali di Asian Games 2026

Aktualitas.id -

Atlet tim nasional skateboard Indonesia menjalani latihan sebagai persiapan menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Seorang pria saat bermain Skateboard

AKTUALITAS.ID – Tim nasional skateboard Indonesia membidik tiga medali pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Target tersebut terdiri atas satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu berdasarkan perkembangan performa atlet selama menjalani pemusatan latihan nasional.

Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, mengatakan target itu disusun setelah melihat hasil evaluasi dan progres latihan para atlet. Optimisme tersebut juga didasarkan pada pencapaian tim skateboard Indonesia dalam ajang SEA Games sebelumnya.

“Targetnya satu emas, satu perak, satu perunggu. Berdasarkan prediksi kami, waktu SEA Games kita sudah mendapatkan satu emas dan satu perak dari Basral dan Malana. Kami juga melihat perkembangan latihan Basral dan Malana cukup bagus,” kata Todotua dikutip Jumat (17/7/2026).

Menurut Todotua, pemantauan langsung terhadap latihan atlet menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan kontingen Indonesia menuju Asian Games 2026. Selain melihat perkembangan teknik dan fisik atlet, kunjungan tersebut juga dilakukan untuk mengevaluasi fasilitas latihan yang digunakan selama pemusatan latihan berlangsung.

Keyakinan serupa disampaikan Pelatih Kepala Timnas Skateboard Indonesia, Anthony Adam Caya. Ia memprediksi Basral Graito memiliki peluang terbesar meraih medali emas pada nomor street putra. Sementara Jason diproyeksikan meraih medali perak di nomor park putra, sedangkan I Wayan Ni Wayan Malana Fairbrother diperkirakan menyumbang medali perunggu pada nomor street putri.

“Kami cukup meyakini insyaallah Basral kami prediksi emas, Malana perunggu, dan Jason di kategori park untuk perak,” ujar Anthony.

Meski optimistis, tim pelatih menyadari persaingan di Asian Games akan jauh lebih berat dibandingkan ajang regional. Negara tuan rumah Jepang dan Korea Selatan dinilai masih menjadi kekuatan utama dalam cabang olahraga skateboard karena memiliki banyak atlet berkelas dunia yang rutin tampil pada kompetisi internasional.

Peraih medali perak nomor street putra Asian Games edisi sebelumnya, Sanggoe Darma Tanjung, mengakui tantangan terbesar datang dari kedua negara tersebut. Meski demikian, ia tetap memasang target pribadi untuk meraih medali emas di Aichi-Nagoya.

“Target saya ingin dapat emas kalau bisa. Cuma ini di Jepang, jadi kerja keras dulu. Semoga bisa dapat emas,” kata Sanggoe.

Ia menambahkan, persiapan tim nasional dilakukan secara intensif setiap hari untuk meningkatkan kemampuan teknik maupun konsistensi penampilan menjelang kompetisi.

“Yang paling diwaspadai memang Jepang sama Korea. Sebenarnya persiapannya sama, latihan setiap hari dan mengasah kemampuan,” ujarnya.

Tim nasional skateboard Indonesia saat ini menyiapkan delapan atlet yang akan berlaga pada empat nomor pertandingan, yakni street putra, street putri, park putra, dan park putri. Masing-masing nomor diperkuat oleh dua atlet. Seluruh atlet menjalani pemusatan latihan di sejumlah skatepark di Bali, seperti Amplitude, Motion, dan Kuta. Arena Amplitude menjadi lokasi utama karena memiliki lintasan street dan park dalam satu kawasan sehingga dinilai paling ideal untuk menunjang kebutuhan latihan.

Sementara itu, arena skateboard yang akan digunakan pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya masih dalam tahap pembangunan. Tim pelatih menyatakan penyesuaian terhadap karakter lintasan pertandingan baru akan dilakukan setelah arena resmi dapat digunakan menjelang pelaksanaan pesta olahraga terbesar di Asia tersebut. Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Indonesia berharap mampu merealisasikan target tiga medali dan meningkatkan prestasi skateboard nasional di level Asia.

TRENDING

Exit mobile version