DUNIA
Iran Hujani Pangkalan AS dengan Rudal Kheibar
AKTUALITAS.ID – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim meluncurkan serangan rudal balistik ke pangkalan udara Amerika Serikat di Al-Azraq, Yordania, pada Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Serangan tersebut disebut sebagai aksi balasan atas serangkaian operasi militer Amerika yang menurut Iran telah menimbulkan korban sipil.
Dalam pernyataan resminya, IRGC menyatakan telah menargetkan pangkalan udara Al-Azraq menggunakan rudal balistik Kheibar-Shekan. Mereka mengklaim sasaran serangan mencakup landasan yang digunakan untuk penyimpanan jet tempur Amerika Serikat serta pusat komando dan kendali militer AS di kawasan Asia Barat.
IRGC menyebut operasi tersebut merupakan respons atas serangan Amerika Serikat yang, menurut klaim mereka, menyebabkan evakuasi 121 anak penderita kanker di Ahvaz serta serangan pada Maret lalu yang diklaim menewaskan 168 anak di sebuah sekolah di Minab.
Selain mengumumkan operasi militer tersebut, IRGC juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Yordania agar tidak membiarkan wilayah negaranya digunakan sebagai basis operasi militer terhadap Iran.
Namun, hingga kini klaim IRGC tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Di sisi lain, militer Yordania menyatakan pihaknya berhasil mencegat delapan rudal yang diluncurkan Iran pada Kamis pagi. Otoritas Yordania belum mengonfirmasi adanya kerusakan di pangkalan udara Al-Azraq maupun membenarkan klaim bahwa fasilitas militer Amerika Serikat mengalami kehancuran.
Serangan yang diklaim Iran ini merupakan kedua kalinya dalam sepekan pangkalan udara Al-Azraq menjadi sasaran. Sebelumnya, IRGC juga mengklaim telah menyerang fasilitas yang digunakan jet tempur F/A-18 Amerika Serikat di lokasi yang sama serta menargetkan Armada Kelima AS di Bahrain.
Dalam siaran televisi pemerintah Iran, IRIB, IRGC sebelumnya menyatakan bahwa drone peledak berhasil menghantam area hanggar pesawat tempur dan fasilitas militer di pangkalan Al-Azraq. Namun, seperti serangan terbaru, klaim tersebut juga belum memperoleh konfirmasi dari pihak Amerika Serikat maupun sumber independen.
Rangkaian saling serang antara Iran dan Amerika Serikat memperlihatkan eskalasi konflik yang terus meningkat di Timur Tengah. Dengan klaim serangan yang semakin intensif dari kedua belah pihak, perhatian dunia kini tertuju pada potensi meluasnya konflik regional serta dampaknya terhadap stabilitas keamanan dan perekonomian global, termasuk pasar energi internasional. (Mun)
-
POLITIK16/07/2026 14:00 WIBAria Bima: Kuota 30 Persen Perempuan Jadi PR Besar Parpol
-
POLITIK16/07/2026 13:38 WIBKritik Standar Ganda DKPP, JPPR Desak Tio Aliansyah Dinonaktifkan Sementara
-
RIAU16/07/2026 18:35 WIBPemuda Kampar Diduga Tenggelam Usai Standing di Jembatan Rantau Berangin
-
EKBIS16/07/2026 20:00 WIBDari Aset Jiwasraya ke IPO COIN, Ekonom Pertanyakan Tata Kelola dan Transparansi Pemilik Manfaat
-
NASIONAL16/07/2026 21:00 WIBAkhir Juli, Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Pajak JHT dan Outsourcing
-
EKBIS16/07/2026 23:35 WIBIndodax Langgar Aturan OJK dan Bappebti, Polri: Bisa di Pidana
-
NASIONAL16/07/2026 15:00 WIBMandat Komnas Perempuan Diperluas, Rieke: Perlindungan Korban Masih Belum Optimal
-
OTOTEK16/07/2026 22:00 WIBGIIAS 2026 Jadi Arena Mobil Listrik Baru,