EKBIS
Harga Emas Antam Meroket Rp 19 Ribu pada 3 Januari 2025, Simak Rinciannya!
AKTUALITAS.ID – Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), atau emas Antam, mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan hari ini, Jumat (3/1/2025). Harga emas Antam naik sebesar Rp 19.000 per gram, menjadi Rp 1.543.000 per gram, dibandingkan dengan harga sebelumnya yang tercatat Rp 1.524.000 per gram. Ini menunjukkan pergerakan yang cukup besar pada awal tahun 2025. Rekor tertinggi harga emas Antam terjadi pada 31 Oktober 2024, yaitu Rp 1.567.000 per gram.
Selain itu, harga emas Antam buyback (pembelian kembali) juga mengalami kenaikan. Harga buyback naik Rp 18.000 per gram, menjadi Rp 1.392.000 per gram. Harga buyback ini merupakan harga yang ditawarkan oleh Antam ketika Anda ingin menjual emas kembali kepada mereka.
Kenaikan harga emas Antam hari ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Salah satunya adalah meningkatnya permintaan untuk aset safe haven seperti emas, menjelang keputusan suku bunga dari Bank Sentral Amerika Serikat (the Fed). Selain itu, perkembangan ekonomi global, terutama terkait kebijakan suku bunga dan ketegangan geopolitik, turut mempengaruhi pergerakan harga emas.
Bagi Anda yang ingin berinvestasi dalam emas Antam, harga emas dijual dengan berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Emas Antam juga memberikan potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika pembelian dilakukan dengan menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Berikut adalah rincian harga emas Antam di Gedung Antam, berdasarkan laman logammulia.com:
- Emas 0,5 gram: Rp 821.500
- Emas 1 gram: Rp 1.543.000
- Emas 2 gram: Rp 3.030.000
- Emas 3 gram: Rp 4.525.000
- Emas 5 gram: Rp 7.519.000
- Emas 10 gram: Rp 14.960.000
- Emas 25 gram: Rp 37.237.500
- Emas 50 gram: Rp 74.355.000
- Emas 100 gram: Rp 148.590.000
- Emas 250 gram: Rp 371.087.500
- Emas 500 gram: Rp 741.875.000
- Emas 1.000 gram: Rp 1.483.600.000
Harga emas Antam ini menunjukkan potensi investasi yang menarik, terutama dengan ketegangan pasar yang mendorong lonjakan harga emas. (Yan Kusuma)
-
POLITIK14/10/2026 07:00 WIBGerindra: Prabowo Tak Dipilih untuk Menyenangkan Pengamat
-
NASIONAL14/10/2026 08:00 WIBKemenbud Mulai Pemugaran Yasti Borobudur, Pertama Sejak 1911
-
EKBIS14/10/2026 09:30 WIBIHSG Menghijau, Lalu Memerah
-
NASIONAL14/10/2026 14:00 WIBSiap Tumpas Musuh Presisi Tinggi, KSAL Bentuk Batalyon Sniper
-
EKBIS14/10/2026 13:30 WIBBukan Cuma Penumpang, Komdigi Siapkan Aturan Khusus Kurir Ojol Tahun Ini
-
NUSANTARA14/10/2026 08:30 WIBSumatera Membara 3.663 Titik
-
NASIONAL14/10/2026 09:00 WIBDaniel Johan: Pemimpin Jangan Asal Bicara saat Bencana
-
NUSANTARA14/10/2026 11:30 WIBGunung Semeru Erupsi Lagi