JABODETABEK
RS Polri Terima 14 Kantong Jenazah Kebakaran Glodok, Tiga Korban Teridentifikasi
AKTUALITAS.ID – Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri (RS Polri) telah menerima 14 kantong jenazah korban kebakaran yang terjadi di Glodok Plaza, Jakarta Barat, pada Rabu (15/1). Hingga Rabu (29/1/2025), proses identifikasi terus dilakukan guna memastikan identitas para korban.
Kepala RS Polri, Brigjen Polisi Prima Heru Yulihartono, mengungkapkan bahwa sejak Kamis (16/1), tim forensik mulai menerima kantong jenazah secara bertahap. “Sampai kemarin (29/1), kita sudah terima 14 kantong jenazah korban kebakaran Glodok Plaza,” ujarnya, Kamis (30/1/2025).
Dari total 14 kantong jenazah yang diterima, RS Polri telah mengambil 32 sampel DNA untuk proses identifikasi. Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti, Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan (Labdokkes) RS Polri, menjelaskan bahwa identifikasi dilakukan dengan pemeriksaan jaringan otot, kulit, hingga rambut karena kondisi jasad yang sulit dikenali.
“Post-mortem kali ini lebih sulit karena hampir semua bagian tulang terdegradasi. Oleh karena itu, kami harus mencari jaringan yang masih bisa dianalisis, seperti otot dan rambut,” kata Sumy dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (24/1/2025).
Meski menghadapi tantangan dalam proses identifikasi, RS Polri berhasil mengungkap identitas tiga korban berdasarkan pemeriksaan DNA dan medis. Mereka adalah:
1. Zukhi Fitria Rahdja (42), laki-laki, teridentifikasi melalui pemeriksaan DNA.
2. Aulia Belinda Kurapak (28), perempuan, teridentifikasi melalui pemeriksaan DNA dan medis.
3. Osima Yukari (29), perempuan, teridentifikasi melalui pemeriksaan DNA.
Saat ini, proses identifikasi terhadap kantong jenazah lainnya masih terus berlangsung. Dari 14 korban yang dilaporkan hilang, pihak RS Polri berharap dapat segera memastikan identitas mereka untuk memberikan kepastian bagi keluarga yang menunggu.
Kebakaran hebat di Glodok Plaza pada 15 Januari lalu menjadi tragedi yang meninggalkan duka mendalam. Tim forensik terus bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap korban bisa teridentifikasi dengan akurat. RS Polri juga mengimbau keluarga yang kehilangan anggota keluarga dalam insiden ini untuk segera melapor dan memberikan sampel DNA guna mempercepat proses identifikasi. (YAN KUSUMA/RIHADIN)
-
NUSANTARA20/02/2026 19:30 WIBSiswa Madrasah di Tual Tewas usai Dianiaya Oknum Brimob
-
PAPUA TENGAH20/02/2026 18:13 WIBAturan Baru Kemendagri, Status PNS dan PPPK di KTP-el Kini Ditulis ASN
-
OLAHRAGA20/02/2026 11:00 WIBTaklukan BjB 3-1, Popsivo Perbesar Peluang ke Final Four
-
EKBIS20/02/2026 09:30 WIBEmas Antam Naik Rp28.000 ke Angka Rp2,944 Juta/Gr
-
OTOTEK20/02/2026 13:30 WIBSistem Penggerak Hibrida Baru Dihadirkan Horse Powertrain
-
POLITIK20/02/2026 16:00 WIBKPU Susun Peta Jalan Logistik Pemilu 4.0 untuk Pemilu 2029
-
RIAU20/02/2026 13:45 WIBKepala Biro SDM Polda Riau Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang bagi Personel, Berlaku Setiap Jumat
-
NASIONAL20/02/2026 17:00 WIBDPR Pastikan Tidak Ada Agenda Revisi UU KPK