EKBIS
Kurs Rupiah Hari Ini 29 Oktober 2025 Tertekan, Dolar AS Menguat Jelang FOMC
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada Rabu (29/10/2025) menjelang keputusan The Fed pada malam ini. Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.04 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar rupiah hari ini melemah sebesar 4 poin (0,02%) ke level Rp 16.612 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,07% ke level 98,74. Pada perdagangan Selasa (28/10/2025), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 13 poin di level Rp 16.608.
Dikutip dari Trading View, nilai tukar mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS pada sesi pagi Rabu (29/10/2025), menjelang keputusan rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan diumumkan malam ini. Pasar keuangan saat ini telah memperhitungkan kemungkinan besar pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin.
Menurut laporan riset Joseph Capurso, Head of Foreign Exchange, International & Geoeconomics di Commonwealth Bank of Australia (CBA), ketidakpastian utama adalah apakah FOMC akan mengumumkan penghentian penyusutan neraca keuangannya, atau dengan kata lain, mengakhiri kebijakan quantitative tightening.
Jika The Fed benar-benar menghentikan quantitative tightening atau jika Ketua The Fed Jerome Powell menyampaikan nada dovish dalam konferensi pers setelah rapat, maka hal itu bisa memberikan tekanan ringan terhadap dolar AS. (Firmansyah/Mun)
-
FOTO19/09/2026 16:49 WIB
KWP Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis Hilang Kontak
-
JABODETABEK19/09/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Berpotensi Turun di Jakarta Sabtu
-
JABODETABEK19/09/2026 06:30 WIBSIM Keliling Sabtu Hadir di 5 Titik Jakarta
-
NUSANTARA19/09/2026 08:30 WIBDua Mahasiswi Jadi Korban Tabrak Lari di Toba
-
NASIONAL19/09/2026 06:00 WIBDoa Menggema di DPR untuk 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang
-
DUNIA19/09/2026 08:00 WIBIsrael Siapkan Operasi Darat Baru di Gaza
-
POLITIK19/09/2026 09:30 WIBJeirry Sumampow: Rekrutmen KPU-Bawaslu Jadi Titik Rawan Demokrasi
-
POLITIK19/09/2026 07:00 WIBPrabowo: Reshuffle Bisa Terjadi Lagi