JABODETABEK
Peradi Bersatu Bakal Laporkan Roy Suryo CS ke Polda Metro Jaya Soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
AKTUALITAS.ID – Advokat Peradi Bersatu berencana melaporkan Roy Suryo, Tifauzia Tyassuma, dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghasutan atas tuduhan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo.
Laporan tersebut sempat diajukan ke Bareskrim Mabes Polri. Namun, Mabes Polri mengarahkan agar pelaporan dilakukan di Polda Metro Jaya karena lokasi kejadian berada di wilayah hukum Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.
“Satu peristiwa di Gedung iNews Kebon Sirih, Jakarta Pusat dan satunya di Hotel Luansa, Jakarta Selatan. Intinya ucapan mereka tentang ijazah Jokowi palsu,” kata Ade di Gedung Bareskrim Polri, Kamis (24/4/2025).
Ade mengatakan laporan tersebut fokus pada delik murni terkait membuat kegaduhan. “Membuat kegaduhan itu delik murni, maka kami fokus pada delik murni,” ujarnya.
Wakil Ketua Peradi Bersatu Lechumanan mengatakan telah membawa sejumlah alat bukti seperti dokumen, video, dan foto. “Sangat akurat, kami akan konsultasikan ke penyelidik,” kata Lechumanan.
Sejumlah advokat Peradi Bersatu ini membentuk tim khusus yang dinamai Advocate Public Defender. Tim ini yang mengawal pelaporan terhadap Roy Suryo dan kelompoknya.
Adapun, tiga orang yang dilaporkan diketahui kerap melayangkan dugaan Jokowi memiliki ijazah palsu. Ketiganya sempat menjadi bagian dari demonstrasi di Universitas Gadjah Mada untuk meminta kampus menunjukkan ijazah asli Jokowi semasa lulus dari Fakultas Kehutanan.
Pada Kamis, 17 April 2025, sekelompok massa yang terdiri dari tim pembela ulama dan aktivis mendatangi rumah Jokowi untuk meminta klarifikasi mengenai keaslian ijazahnya, mulai dari jenjang SMA hingga universitas di UGM. Pada momen itu, Jokowi menunjukkan ijazahnya ke wartawan dengan syarat tidak difoto atau diambil gambarnya.
Kemudian, sebelumnya pada 11 April 2025, ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu mengumumkan sedang mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang masih mempersoalkan tentang keaslian ijazahnya dari UGM Yogyakarta.
“Ya dipertimbangkan untuk dikaji lebih dalam oleh pengacara (kuasa hukum) karena memang sudah disampaikan oleh Rektor UGM, terakhir juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Kehutanan, kan sudah jelas semuanya,” ujar Jokowi ketika ditemui wartawan di rumahnya di Kelurahan Sumber, Solo, Jawa Tengah.
Jokowi menyampaikan alasan akan mengambil langkah hukum karena ingin menunjukkan kebenarannya. Terlebih sudah ada pihak berkompeten menyampaikan keabsahan ijazah miliknya, yakni Rektor UGM, tapi masih ada pihak-pihak yang terus mempersoalkannya. (Poy)
-
NUSANTARA20/03/2026 13:30 WIBPuncak Arus Mudik di Jalur Nagreg Sudah Terlewati
-
RAGAM20/03/2026 14:00 WIBWijaya 80 dan Sal Priadi Rilis Single “Bulan Bintang-Garis Menyilang”
-
OASE20/03/2026 05:00 WIBAlasan Mengapa Rukyatul Hilal Bersifat Lokal, Bukan Global
-
OLAHRAGA20/03/2026 06:00 WIBRachel/Febi Lolos ke Perempat Final Orleans Masters
-
NUSANTARA20/03/2026 15:30 WIBLedakan Petasan Mengakibatkan Satu Orang Tewas di Semarang
-
EKBIS20/03/2026 08:00 WIBHarga Emas UBS dan Galeri24 Kompak Turun
-
JABODETABEK20/03/2026 09:00 WIB50.636 Penumpang Kereta Tinggalkan Jakarta pada H-1 Lebaran 2026
-
NASIONAL20/03/2026 14:30 WIBKPK Fasilitasi 67 Tahanan untuk Salat Idul Fitri