Connect with us

JABODETABEK

Banjir Kepung 24 Kecamatan, Pemkab Tangerang Resmi Tetapkan Status Tanggap Darurat

Aktualitas.id -

Ilustrasi suasana banjir, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi menetapkan status tanggap darurat bencana banjir setelah genangan air meluas dan berdampak pada 24 kecamatan. Penetapan status tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi data lapangan serta potensi curah hujan tinggi yang masih mengancam wilayah Tangerang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, mengatakan keputusan menetapkan status tanggap darurat diambil untuk mempercepat penanganan dan memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Kita akan mengeluarkan status tanggap darurat. Status ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi data dan cakupan luasan banjir, serta atas dasar potensi tingginya curah hujan yang mengakibatkan luasan bencana banjir,” ujar Ahmad Taufik, Rabu (14/1/2026).

Menurut Taufik, penetapan status tanggap darurat banjir Tangerang menjadi langkah strategis agar seluruh perangkat daerah dapat bergerak lebih cepat dan terkoordinasi dalam membantu masyarakat terdampak.

“Langkah ini juga bisa dimanfaatkan untuk penyiapan sarana dan prasarana, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana banjir,” jelasnya.

BPBD Kabupaten Tangerang mencatat, dari 24 kecamatan terdampak, sekitar 10 ribu kepala keluarga (KK) atau setara 45 ribu hingga 50 ribu jiwa terdampak banjir. Meski demikian, kondisi genangan di sejumlah titik dilaporkan mulai berangsur surut.

“Yang surut juga banyak, tapi juga ada yang terdampak akibat limpahan air Sungai Cidurian, sehingga air meluas ke permukiman masyarakat,” kata Taufik.

Untuk mempercepat penanganan banjir, BPBD bersama instansi terkait telah melakukan berbagai langkah, di antaranya pembangunan dan pengoperasian pompa air, normalisasi sungai, serta pengaturan pintu air di wilayah rawan banjir.

“Khususnya di wilayah Kosambi dan wilayah lain dengan karakteristik hampir sama. Contohnya di Kosambi kemungkinan akan dibangun saluran air atau dilakukan normalisasi, ditambah pembangunan rumah-rumah mesin pompa,” ungkapnya.

Pemkab Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan, serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan. (Kusuma/Mun)

TRENDING

Exit mobile version