NASIONAL
KPK Sita Uang, Tas, dan Jam Mewah dari Rumah Politikus NasDem Ahmad Ali Terkait Kasus Gratifikasi
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah politikus Partai NasDem, Ahmad Ali (AA), dalam rangka penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gratifikasi oleh mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.
Dalam operasi tersebut, KPK berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai dalam bentuk rupiah dan mata uang asing, tas mewah, serta jam tangan.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, menjelaskan bahwa penggeledahan ini dilakukan berdasarkan surat perintah penyidikan (sprindik) yang terkait dengan kasus gratifikasi yang melibatkan Rita Widyasari.
“Tim penyidik menemukan dan menyita beberapa barang bukti, seperti dokumen elektronik, uang tunai, tas, dan jam,” ujar Tessa. Jumlah uang yang disita masih dalam proses penghitungan lebih lanjut.
Kasus ini bermula dari dugaan penerimaan gratifikasi oleh Rita Widyasari dari sejumlah perusahaan batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara selama masa jabatannya. KPK telah lama menyelidiki kasus ini dan sebelumnya telah menyelesaikan perkara gratifikasi yang melibatkan Rita.
Namun, penyidikan masih berlanjut terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang juga melibatkan mantan bupati tersebut.
Sebelumnya, KPK telah menyita 91 unit kendaraan dan berbagai aset bernilai ekonomis lainnya dalam rangka penyidikan kasus TPPU ini. Penggeledahan di rumah Ahmad Ali kali ini dilakukan dengan dasar dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi gratifikasi, bukan pencucian uang.
KPK menegaskan komitmennya untuk terus mengusut tuntas kasus korupsi dan gratifikasi yang melibatkan pejabat publik, guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. (Yan Kusuma)
-
NUSANTARA01/02/2026 11:30 WIBKuta Selatan Bali Diguncang Gempa M 4,6, Pusat di Laut
-
NASIONAL31/01/2026 21:30 WIBMenhan: 4.000 ASN di Jakarta Akan Jadi Komcad
-
DUNIA01/02/2026 15:00 WIBIndonesia Sumbang Rp17 T untuk Rekonstruksi Gaza, Serangan Udara Israel Kembali Tewaskan 32 Orang
-
NASIONAL31/01/2026 21:22 WIBMenaker Transformasikan BLK Jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis
-
POLITIK01/02/2026 10:00 WIBRakernas PSI Berakhir, Misteri Mr J Belum Terpecahkan
-
JABODETABEK01/02/2026 07:30 WIBBanjir Rendam Tegal Alur dan Marunda Pagi Ini, Cek Data Wilayah Terdampak
-
NUSANTARA31/01/2026 22:00 WIB700 Liter Minuman Keras Sopi di Pelabuhan Ambon, Berhasil Disita
-
DUNIA01/02/2026 12:00 WIBIran Siaga Perang! Panglima Militer Ancam Keamanan Israel Jika AS Nekat Menyerang