NUSANTARA
700 Liter Minuman Keras Sopi di Pelabuhan Ambon, Berhasil Disita
AKTUALITAS.ID – Operasi Pekat Salawaku yang dilaksanakan Kepolisian Daerah (Polda) Maluku, menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Selain peredaran minuman keras ilegal, operasi ini juga menargetkan penyalahgunaan narkoba, prostitusi, premanisme, serta kejahatan jalanan lainnya.
Dalam operasi tersebut Polda Maluku berhasil menyita 700 liter minuman keras ilegal jenis sopi dalam razia yang digelar di Pelabuhan Slamet Riyadi, Kota Ambon, pada Jumat malam.
“Tadi malam saat dilakukan razia di Pelabuhan Slamet Riyadi ditemukan minuman keras ilegal jenis sopi sebanyak kurang lebih 700 liter. Razia dilakukan oleh tim Ops Pekat Salawaku Polda Maluku yang dibantu personel kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Polisi Rositah Umasugi, di Ambon, Sabtu (31/1/2026).
Ia mengatakan, ratusan liter minuman keras ilegal tersebut diamankan dari atas kapal cepat KM Cantik Lestari 77B yang baru tiba di Pelabuhan Slamet Riyadi.
“Minuman keras tradisional itu ditemukan dalam sejumlah jerigen yang disembunyikan di antara barang bawaan penumpang,” ungkapnya.
Menurut dia, minuman keras jenis sopi tersebut dikemas dengan berbagai cara untuk mengelabui petugas keamanan. Barang bukti ditemukan dalam paket kardus, karung, hingga tas ransel yang diduga sengaja didesain agar tidak mudah terdeteksi saat pemeriksaan di area pelabuhan.
“Minuman keras jenis sopi yang ditemukan tidak diketahui pemiliknya. Isinya dimasukkan ke dalam jerigen lalu dikemas dalam berbagai bentuk paket untuk mengelabui penglihatan petugas keamanan,” katanya.
Setelah pengungkapan tersebut, tim Ops Pekat Salawaku langsung menyita seluruh barang bukti ke Markas Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku guna proses lebih lanjut.
“Saat ini seluruh barang bukti sudah diamankan di Ditresnarkoba Polda Maluku,” ucap dia.
(Yan Kusuma/goeh)
-
NUSANTARA18/09/2026 14:30 WIBUNRI dan Polda Riau Resmikan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan
-
EKBIS18/09/2026 13:15 WIBLazada Dukung Penguatan Ekosistem Digital dan Ritel lewat JITEX 2026
-
JABODETABEK18/09/2026 13:30 WIBPolisi Tangkap Ayah yang Diduga Aniaya Seksual Anak
-
POLITIK18/09/2026 14:00 WIBPDIP: Koalisi dengan Gerindra Masih Terlalu Pagi
-
NUSANTARA18/09/2026 12:30 WIBTerinspirasi Teror Lama, Pria 25 Tahun Ditangkap Gegara Rakit & Sebar Tutorial Bom
-
NUSANTARA18/09/2026 14:30 WIBBNPB: Karhutla Sumsel Paling Luas di 6 Provinsi
-
NASIONAL18/09/2026 16:00 WIBSumail Abdullah Dorong Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino terhadap Produksi Pangan
-
NASIONAL18/09/2026 22:00 WIBPimpin DPR: Jangan Ada Kapal Berlayar Tanpa SOP