Connect with us

NASIONAL

Eddy Soeparno: WTE Denpasar Bisa Jadi Etalase Pariwisata Bebas Sampah

Aktualitas.id -

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menegaskan pentingnya menyelesaikan masalah sampah dari hulu sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi pengelolaan sampah nasional. Dalam pertemuan dengan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Eddy menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana implementasi Waste to Energy (WTE) di Kota Denpasar sebagai langkah strategis mengatasi sampah sekaligus menghasilkan energi terbarukan.

Menurut Eddy, Denpasar mendapat prioritas dalam penerapan WTE, yang menjadi bukti dukungan pemerintah pusat terhadap upaya daerah menangani sampah secara komprehensif. “Kota Denpasar mendapatkan prioritas dalam implementasi Waste to Energy. Tentu ini jadi bukti bahwa upaya pemerintah Denpasar menangani sampah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat,” ujar Eddy, Senin (24/11/2025).

Eddy menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Perpres 109/2025 tentang penanganan sampah menjadi energi agar manfaatnya benar-benar dirasakan daerah. Ia menilai kebijakan pusat yang menghapus tipping fee dan menetapkan harga listrik hingga 20 cent per kWh dapat meningkatkan daya tarik investasi WTE dan mempercepat solusi pengelolaan sampah.

“Dengan tidak adanya tipping fee dan harga listrik yang mencapai 20 cent per kWh harapannya adalah waste to energy ini menarik bagi investasi dan penanganan sampah bisa dilakukan seiring dengan menghasilkan energi terbarukan,” kata Eddy.

Wakil Ketua Umum PAN itu menambahkan bahwa keberhasilan WTE di Denpasar dapat menjadi etalase percontohan bagi daerah wisata lain. Model ini diharapkan mendukung konsep pariwisata bebas sampah, di mana pengelolaan dimulai dari sumber (hulu) hingga pemrosesan akhir (hilir), sehingga destinasi wisata tetap bersih tanpa mengorbankan aspek ekonomi lokal.

Eddy juga mengingatkan bahwa implementasi teknologi WTE tidak boleh menggantikan upaya pengurangan sampah di hulu. Pencegahan, pengurangan, dan pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, pasar, dan sektor pariwisata harus berjalan paralel agar kapasitas fasilitas pengolahan tidak tertekan dan hasilnya optimal.

Di sisi pemerintahan daerah, Walikota Denpasar menyambut baik dukungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mempercepat langkah teknis, termasuk penyediaan lahan, koordinasi dengan investor, serta program edukasi publik tentang pengurangan sampah dan pemilahan di sumber. Pemerintah kota juga akan menyusun roadmap implementasi WTE yang terintegrasi dengan program pariwisata berkelanjutan. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version