Connect with us

NASIONAL

Mudik Gratis Lintas Moda Perkuat Layanan Angkutan Lebaran

Aktualitas.id -

Petugas melayani warga yang mendaftar Program Motor Gratis (Motis) Angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Kamis (5/3/2026). Program yang digelar Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menekan angka kecelakaan di jalan raya saat musim mudik 2026. Antara Foto/Maulana Surya/agr.

AKTUALITAS.ID – Kementerian Perhubungan memproyeksikan pergerakan penumpang Lebaran 2026 diperkirakan turun sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dari 146,4 juta orang menjadi sekitar 143,9 juta orang.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah menyiapkan program mudik gratis lintas moda transportasi untuk memperkuat layanan angkutan Lebaran 1447 Hijriah, sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi utamanya roda dua selama periode mudik.

Dudy mengatakan sejumlah program mudik meliputi angkutan sepeda motor menggunakan truk, yang mana pendaftar telah mencapai 172 unit, dari total kuota sebanyak 240 sepeda motor.

“Kenapa sepeda motor? Diharapkan dengan kita memberikan fasilitas (mudik gratis) paling tidak kita mengurangi penggunaan sepeda motor di jalan,” kata Menhub di Jakarta, Jumat (6/3/2026) malam.

Kemudian pendaftar layanan angkutan motor gratis dengan menggunakan kereta api (Motis) telah mencapai angka 9.529 unit dari total kuota sebanyak 11.900 sepeda motor. Sedangkan jumlah penumpang yang telah mendaftar sebanyak 18.382 orang dari total kuota sebanyak 28.196 penumpang.

“Begitu pun dengan diskon tiket pesawat, semoga stimulus ini dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan harga tiket yang lebih terjangkau,” katanya.

Ia berharap penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar dan sesuai rencana.

Lebih lanjut dia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang intens dengan seluruh pemangku kepentingan, baik kementerian/lembaga, pemerintah daerah, hingga operator transportasi dalam menyukseskan angkutan Lebaran.

“Saya optimistis pergerakan masyarakat selama masa libur Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali,” katanya.

Puncak arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi pada 16 Maret dan 18 Maret, setelah pihaknya mengusulkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk membantu mengurangi kepadatan arus mudik dan kebijakan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu untuk arus balik Lebaran, pemerintah mengusulkan penerapan WFA pada 25, 26, dan 27 Maret setelah masa cuti bersama Idul Fitri berakhir.

(Ari Wibowo/goeh)

TRENDING

Exit mobile version