NUSANTARA
Pelaku Penyerangan Patroli TNI di Papua Ditangkap
AKTUALITAS.ID – Pelarian Kalimak Wanimbo alias Jengkol Lalam berakhir di tangan aparat. Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz berhasil meringkus pria yang diduga kuat menjadi otak di balik penyerangan patroli TNI di kawasan Tembagapura, area PT Freeport Indonesia.
Penangkapan yang dilakukan pada Kamis (5/3/2026) ini menjadi titik terang atas tragedi berdarah yang terjadi pada 11 Februari lalu, yang merenggut nyawa Sertu Arifin Cepa dan seorang warga sipil bernama Erman Rustaman.
Kaops Satgas Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa Kalimak bukan sekadar anggota biasa. Ia merupakan perencana utama dalam kelompok KKB pimpinan Jeki Murib.
Modus yang dilakukan Kalimak tergolong sangat licin. Ia berperan sebagai “penghubung” yang meyakinkan korban agar para pelaku diperbolehkan menumpang kendaraan patroli TNI. Kepercayaan itulah yang kemudian dikhianati; saat kendaraan melaju, kelompok ini melancarkan serangan mendadak yang mematikan.
“Kalimak Wanimbo alias Jengkol Lalam adalah sosok yang merencanakan aksi ini dan menghubungkan pelaku dengan korban,” jelas Brigjen Faizal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/3/2026).
Keberhasilan penangkapan ini merupakan buah dari kesabaran tim di lapangan. Sebelumnya, petugas telah lebih dulu menciduk Nis Kogoya pada 17 Februari di Timika. Nis berperan sebagai penyedia kendaraan bagi kelompok Jeki Murib untuk melancarkan aksi kekerasan tersebut.
Dari hasil pemeriksaan intensif, diketahui pula bahwa Kalimak memiliki hubungan komunikasi yang intens dengan pimpinan KKB lainnya, Aibon Kogoya. Hal ini mengindikasikan adanya jaringan koordinasi yang luas di antara kelompok-kelompok tersebut.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa penangkapan ini adalah bukti nyata komitmen negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua. Meski harus bergerak perlahan dan penuh kehati-hatian, hukum akan tetap ditegakkan bagi siapa pun yang melakukan aksi kekerasan.
“Kami akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang terlibat dalam jaringan Jeki Murib. Negara hadir untuk menjaga perdamaian dan memastikan keadilan bagi para korban,” tegas Yusuf.
Hingga saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan mendalam guna mengungkap sisa anggota kelompok yang masih bersembunyi di hutan Papua. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL20/09/2026 11:00 WIBHabiburokhman: Jangan Sampai RUU Jadi Alat Kekuasaan
-
POLITIK20/09/2026 10:00 WIBMenteri ATR/BPN Ternyata Sudah Lama Cabut dari Pengurus Golkar
-
POLITIK20/09/2026 07:00 WIBPrabowo Buka Pintu Reshuffle, PDIP: Kami Tetap di Luar
-
NUSANTARA20/09/2026 14:00 WIBApi Liar Lahap 10 Hektare di Ampana Kota
-
DUNIA20/09/2026 08:00 WIBPBB: Serangan Brutal AS ke Iran Murni Kejahatan Perang
-
OASE20/09/2026 05:00 WIB8 Ayat Al-Qur’an Ini Bongkar Kunci Hidup Sehat Bebas Penyakit
-
POLITIK20/09/2026 06:00 WIBPKB Buka Pintu PT 5 Persen untuk Pemilu 2029
-
POLITIK20/09/2026 09:00 WIBRifqi: Panja RUU Pemilu Segera Dibentuk