DUNIA
Hizbullah Peringatkan Warga Israel Segera Mengungsi
AKTUALITAS.ID – Eskalasi konflik bersenjata di Timur Tengah semakin memanas. Kelompok milisi Lebanon, Hizbullah, secara terbuka mengeluarkan peringatan keras kepada warga Israel yang bermukim di bagian utara – dalam radius 5 kilometer dari perbatasan – untuk segera mengungsi.
Peringatan tersebut dirilis menyusul rencana Hizbullah yang bersiap melancarkan serangan balasan besar-besaran ke wilayah tersebut.
Dikutip dari Reuters, ultimatum ini disampaikan secara langsung melalui saluran Telegram resmi milik Hizbullah dalam bahasa Ibrani pada Jumat (6/3/2026) pagi waktu setempat. Serangan ini disebut sebagai respons atas gempuran brutal militer Israel ke tanah Lebanon.
“Agresi militer Anda terhadap kedaulatan Lebanon dan warga sipil yang aman, penghancuran infrastruktur sipil, dan kampanye pengusiran yang dilakukannya, tidak akan dibiarkan begitu saja,” tulis pernyataan resmi pihak Hizbullah.
Peringatan evakuasi dari Hizbullah ini muncul kurang dari 24 jam setelah Israel lebih dulu memerintahkan warga sipil Lebanon untuk meninggalkan wilayah pinggiran selatan Beirut, atau yang dikenal sebagai Dahiyeh. Perintah tersebut memicu gelombang eksodus besar-besaran di sebagian besar wilayah ibu kota Lebanon.
Tak lama setelah peringatan itu, militer Israel dilaporkan langsung melancarkan serangan udara mematikan ke Beirut pada Jumat pagi. Otoritas Lebanon mencatat, hingga Kamis (5/3/2026), sedikitnya 123 orang telah dilaporkan tewas sejak Israel memulai operasi militernya di negara tersebut pada Senin (2/3/2026) lalu.
Krisis yang melanda Lebanon saat ini tidak lepas dari rentetan konflik geopolitik yang lebih luas antara poros Amerika Serikat-Israel melawan Iran.
Lebanon ikut terseret ke dalam pusaran perang setelah Hizbullah mulai melepaskan tembakan roket sebagai bentuk solidaritas dan dukungan terhadap Iran pada awal pekan lalu. Serangan tersebut langsung dibalas oleh Israel dengan memfokuskan serangan udara ke wilayah selatan Beirut, serta bagian selatan dan timur Lebanon.
Merespons ancaman dari Hizbullah, pihak militer Israel dengan tegas menolak untuk mengevakuasi kota-kota di perbatasannya. Sebaliknya, Israel justru mengirimkan lebih banyak pasukan darat ke wilayah perbatasan Lebanon dengan dalih tindakan defensif untuk melindungi warganya. (Mun)
-
DUNIA02/11/2026 08:00 WIBTrump Terpojok! Demokrat Diramal Sapu Bersih Pemilu Sela AS
-
JABODETABEK02/11/2026 07:30 WIBKhusus Senin! Perpanjang SIM Lebih Praktis di Lokasi Ini
-
JABODETABEK02/11/2026 07:30 WIBAKSI Satu Juta Tanda Tangan untuk Ancol Gratis Menggema di CFD
-
NASIONAL02/11/2026 07:00 WIBWamen HAM Mugiyanto Tegaskan HAM Harga Mati Menuju Indonesia Emas 2045
-
NUSANTARA02/11/2026 08:30 WIBDaftar 19 Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan Deras
-
JABODETABEK02/11/2026 05:30 WIBBMKG: Jangan Keluar Rumah Tanpa Payung di 2 Wilayah Ini!
-
POLITIK02/11/2026 09:00 WIBJansen: Pilihannya Gibran Mundur atau Dimundurkan
-
NASIONAL02/11/2026 07:00 WIBSDI: Indonesia Emas Bukan Sekadar Angka