DUNIA
Iran Ancam Gelapkan Negara-negara Teluk
AKTUALITAS.ID – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memunculkan ancaman yang mengguncang kawasan Timur Tengah. Iran disebut mengancam akan menargetkan pasokan listrik negara-negara Teluk apabila Amerika Serikat atau Israel menyerang pembangkit listrik di Teheran.
Ancaman tersebut disebut disampaikan melalui perantara kepada sejumlah negara Teluk, terutama negara yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.
Informasi itu disampaikan dua pejabat negara Arab kepada AFP. Keduanya berbicara secara anonim karena menyangkut persoalan sensitif.
Salah satu pejabat mengatakan Iran mengancam akan memadamkan listrik negara-negara Teluk satu per satu apabila Presiden AS Donald Trump benar-benar menyerang pembangkit listrik Iran.
Situasi memanas setelah Trump sebelumnya mengancam kemungkinan melancarkan serangan besar terhadap Iran.
Ancaman tersebut disebut mengarah pada infrastruktur strategis Iran, termasuk sektor energi. Respons Teheran kemudian dikabarkan disampaikan kepada negara-negara Teluk: jika fasilitas listrik Iran diserang, fasilitas kelistrikan di kawasan Teluk juga berpotensi menjadi sasaran.
Dengan kata lain, konflik yang semula berpusat pada konfrontasi Iran-Amerika Serikat berisiko melebar dan menyeret negara-negara lain di kawasan.
Ancaman itu disebut membuat sejumlah negara Arab bergerak cepat.
Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar dilaporkan melakukan komunikasi dengan Trump setelah ancaman serangan tersebut muncul.
Mereka disebut berupaya mendorong Presiden AS menahan diri agar konflik tidak semakin melebar.
Kekhawatiran negara-negara Teluk bukan tanpa alasan. Banyak negara di kawasan tersebut memiliki hubungan pertahanan yang erat dengan Washington, termasuk keberadaan fasilitas militer Amerika Serikat.
Jika konflik melebar ke infrastruktur strategis, dampaknya tidak lagi hanya dirasakan Iran dan Israel, tetapi berpotensi mengguncang stabilitas kawasan Teluk.
Salah satu pejabat Arab menilai ancaman terbaru dari Iran lebih serius dibandingkan ancaman-ancaman sebelumnya.
Meski demikian, informasi mengenai ancaman tersebut berasal dari pejabat yang berbicara secara anonim dan belum berarti serangan terhadap jaringan listrik negara Teluk benar-benar terjadi.
Yang jelas, perang urat saraf di Timur Tengah kembali meningkat. Ancaman terhadap infrastruktur energi kini menjadi salah satu titik paling sensitif dalam eskalasi konflik.
Jika ancaman tersebut benar-benar diwujudkan, persoalannya bukan lagi sekadar serangan antarnegara. Gangguan listrik di kawasan Teluk berpotensi menciptakan efek berantai terhadap aktivitas masyarakat, ekonomi, dan stabilitas regional. (Mun)
-
FOTO07/08/2026 18:45 WIBFOTO: Bawaslu Teken Kerjasama dengan Pemuda LIRA Perkuat Pengawasan Pemilu
-
NASIONAL07/08/2026 17:00 WIBMuzani Klaim Prabowo Jiplak Jurus Sakti Bung Hatta
-
POLITIK07/08/2026 16:00 WIBGanjar: Pilkada Tanpa Wakil Harus Dibahas Komprehensif
-
DUNIA07/08/2026 18:00 WIBIntelijen Bocor; Arab Saudi Terancam Serangan Houthi & IRGC
-
POLITIK07/08/2026 14:00 WIBPengamat: Ganti Kapolri Bisa Jadi Bumerang Prabowo
-
JABODETABEK07/08/2026 14:30 WIBAksi Nekat Maling HP Berujung Borgol Polisi
-
NASIONAL07/08/2026 19:00 WIB995 Senjata Disita di Sekolah Jaksel; DPR: Tak Mungkin Milik Individu
-
DUNIA08/08/2026 00:00 WIBSerangan Topan Dolphin Paksa Ratusan Ribu Nyawa Mengungsi