Connect with us

NASIONAL

DPR Bongkar Skandal Label Gizi Beras

Aktualitas.id -

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, foto: https://fraksi.pks.id/

AKTUALITAS.ID – Skandal ketidaksesuaian label gizi pada 25 merek beras fortifikasi memicu reaksi keras dari Senayan. Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, mendesak pemerintah tidak hanya sekadar menarik produk dari pasaran, tetapi juga menindak tegas produsen yang terbukti membohongi konsumen.

Desakan ini menyusul temuan mengejutkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang mengungkap bahwa 25 dari 27 merek beras fortifikasi yang diuji di laboratorium tidak memenuhi standar kandungan gizi sesuai labelnya. Saat ini, puluhan merek tersebut telah disetop produksinya dan diserahkan ke aparat penegak hukum.

“Kalau sebuah produk mencantumkan klaim kandungan gizi tertentu, maka klaim itu harus bisa dipertanggungjawabkan! Masyarakat membeli produk dengan harga lebih karena yakin informasinya benar. Jangan sampai konsumen dirugikan dan dibodohi,” tegas Netty, Selasa (22/9/2026).

Politisi PKS ini juga mengkritik sistem pengawasan pemerintah yang dinilai lambat dan kebobolan. Menurutnya, pengawasan pangan tidak boleh hanya bersifat reaktif setelah produk terlanjur dikonsumsi jutaan masyarakat.

“Jangan sampai pengawasan baru bergerak setelah masyarakat dirugikan. Sistem ini harus mampu mendeteksi ketidaksesuaian lebih awal, mulai dari proses perizinan, produksi, hingga distribusi,” sorotnya tajam.

Meski demikian, Netty mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan menyamaratakan seluruh beras premium sebagai produk bermasalah. Temuan Bapanas secara spesifik hanya menyasar beras yang dilabeli sebagai beras fortifikasi (beras yang diperkaya zat gizi mikro) namun gagal memenuhi standar.

“Publik butuh informasi yang transparan agar tidak muncul kepanikan bahwa semua beras premium itu bermasalah. Beras adalah kebutuhan pokok. Pangan yang dikonsumsi tiap hari harus terjamin mutu dan keamanannya. Konsumen berhak mendapatkan kualitas sesuai dengan harga yang mereka bayar,” pungkas Netty. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version