Connect with us

EKBIS

Nengah Soroti Nasib Karyawan saat BUMN Dikerucutkan Jadi 250

Aktualitas.id -

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai NasDem, Nengah Senantara, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Restrukturisasi raksasa mengguncang lanskap korporasi pelat merah. Pemerintah secara resmi melakukan efisiensi dan konsolidasi besar-besaran terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai NasDem, Nengah Senantara, mengungkapkan bahwa jumlah BUMN yang sebelumnya mencapai 1.030 perusahaan akan dipangkas drastis menjadi hanya sekitar 250 BUMN. Pemangkasan masif ini digadang-gadang mampu mendongkrak efisiensi pengelolaan serta menggenjot setoran dividen negara.

“Dulunya BUMN itu ada 1.030 sekian jumlahnya. Nah sekarang dengan masuknya BP Danantara itu akan dikerucutkan menjadi 250 BUMN,” ujar Nengah melalui keterangan resmi, Senin (7/9/2026).

Di tengah gelombang perampingan skala raksasa ini, Komisi VI DPR RI secara khusus mendesak kejelasan nasib jutaan pekerja yang perusahaannya terdampak. Nengah menjelaskan, skema penataan dilakukan melalui berbagai jalur mulai dari merger, digabung, dipertahankan, hingga dihapuskan secara total.

Kendati ada perusahaan yang dibubarkan, pihak Danantara telah memberikan garansi penuh bahwa tenaga kerja tidak akan dibuang begitu saja. Seluruh karyawan dari BUMN yang dilikuidasi dipastikan bakal dialihkan dan diserap ke dalam BUMN hasil penggabungan maupun perusahaan negara yang tetap bertahan.

“Yang dihilangkan ini tentu sanggupnya dengan tenaga kerja yang ada. Itu sudah dari Danantara sendiri sudah menggaransi. Tenaga kerja yang ada tetap akan dipertahankan lewat BUMN-BUMN yang di-merger atau yang dipertahankan,” tegasnya. (Mun)

Continue Reading

TRENDING

Exit mobile version