Connect with us

JABODETABEK

Tarif Ragunan Mau Naik Jadi Rp10 Ribu

Aktualitas.id -

Tarif Ragunan Mau Naik Jadi Rp10 Ribu, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Kabar kurang mengenakkan bagi warga ibu kota yang hobi berwisata murah meriah. Tarif masuk Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di Jakarta Selatan secara resmi diusulkan naik menjadi Rp10.000 dari tarif lamanya yang sudah puluhan tahun tidak pernah beranjak naik.

Wacana penyesuaian harga tiket ini dibahas secara maraton dalam rapat antara Komisi C DPRD DKI Jakarta dan pihak pengelola TMR. Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, mengungkapkan bahwa angka tersebut dinilai sudah saatnya dikaji ulang demi mendongkrak kualitas layanan kebun binatang kebanggaan warga Jakarta ini.

“Tarif Ragunan ini sudah 20 tahun tidak pernah naik. Sementara, kondisi ekonomi dan pendapatan masyarakat Jakarta terus meningkat,” ujar Dimaz, dikutip Minggu (6/9/2026).

Meski demikian, Dimaz menegaskan bahwa nominal Rp10.000 belum diketok palu sebagai tarif final karena masih dalam tahap pengkajian mendalam agar tetap terjangkau dibandingkan destinasi wisata lainnya di ibu kota.

Alasan Pengelola: Boncos Rp130 Miliar per Tahun
Di sisi lain, Kepala Taman Margasatwa Ragunan, Endah Rumiyanti, membeberkan alasan krusial di balik dukungan lembaganya terhadap wacana kenaikan tarif ini. Menurutnya, TMR saat ini mengalami defisit pendanaan yang cukup besar untuk membiayai operasional tahunan.

Kebutuhan Operasional: Mencapai sekitar Rp160 miliar per tahun.

Pendapatan Mandiri: Baru terkumpul sekitar Rp30 miliar per tahun.

Subsidi APBD: Pemerintah daerah masih harus menanggung beban hingga 70 persen.

Dengan adanya penyesuaian tarif, pengelola berharap TMR secara perlahan bisa mandiri secara finansial sehingga dana APBD yang selama ini tersedot dapat dialihkan untuk program sosial lain yang lebih mendesak.

Desakan Evaluasi Keamanan Kandang
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, memberikan catatan keras agar kenaikan tarif ini wajib dibarengi dengan perbaikan fasilitas fisik dan pengamanan kawasan, terutama menyusul insiden anak yang sempat terjatuh ke kandang satwa beberapa waktu lalu.

“Beberapa waktu lalu ada anak yang terjatuh ke area kandang gajah. Nah, ini menjadi salah satu catatan kami dan kami berharap standar keamanan bisa ditingkatkan seiring penyesuaian tarif,” tegas Kenneth.

Pihak pengelola memastikan bahwa ambisi kenaikan harga tiket ini bukan sekadar ajang komersialisasi, melainkan langkah strategis menuju pembenahan masterplan agar Ragunan bertransformasi menjadi kawasan konservasi dan edukasi berstandar internasional yang jauh lebih aman bagi pengunjung. (Kusuma/Mun)

TRENDING

Exit mobile version