NUSANTARA
GETAR Sumut Desak Panglima TNI Jadi Pelindung Hak Tanah Petani Ramunia
AKTUALITAS.ID – Konflik lahan di Desa Ramunia, Deli Serdang, Sumatera Utara, kembali memanas jelang kunjungan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Gerakan Rakyat Tanpa Partai (GETAR) Sumatera Utara mendesak Panglima TNI untuk menjadi penyelamat nasib petani lokal yang terancam digusur, bukan sebaliknya.
Ketua GETAR Sumut, Muhammad Iqbal, menegaskan program swasembada pangan yang diusung pemerintah harus berjalan seiring dengan perlindungan hak-hak petani. “Kami dukung swasembada pangan, tapi jangan korbankan petani yang sudah turun-temurun mengelola lahan ini,” ujarnya dalam siaran pers Sabtu (5/7/2025).
GETAR Sumut menyoroti ketidakpastian nasib petani meski berbagai mediasi, termasuk perjanjian dengan PUSKOPAD Kodam I/BB, telah dilakukan. Mereka berharap kehadiran Panglima TNI dapat menjadi momentum untuk menyelesaikan konflik agraria ini secara adil.
“Kehadiran Panglima TNI harus jadi pintu masuk penyelesaian. TNI harus berdiri bersama rakyat, bukan memonopoli lahan,” tegas Iqbal. Ia menekankan bahwa ketahanan pangan nasional akan terwujud jika petani diberdayakan, bukan hanya dilibatkan saat panen.
Para petani Ramunia berharap Panglima TNI tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi juga membuka ruang dialog untuk mendengar langsung aspirasi mereka, demi terwujudnya keadilan agraria yang merata. (Ari Wibowo/Mun)
-
DUNIA28/03/2026 00:00 WIBMisteri 83 Persen Rudal Iran ke Negara Arab
-
OASE28/03/2026 05:00 WIBKenapa Nabi Muhammad Tidak Berhaji Berkali-kali?
-
JABODETABEK28/03/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Sabtu Didominasi Hujan Ringan
-
NUSANTARA28/03/2026 09:30 WIBPolisi Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Remaja di Pontianak
-
NASIONAL28/03/2026 11:00 WIBKomnas HAM: Panglima TNI Harus Periksa Eks Kabais
-
DUNIA28/03/2026 08:00 WIBTanpa Bukti, Trump Klaim CIA Sebut Mojtaba Khamenei Gay
-
NASIONAL28/03/2026 09:00 WIBDPR Ingatkan WFH 1 Hari Tak Boleh Dipaksakan ke Swasta
-
EKBIS28/03/2026 10:30 WIBKetegangan Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak Global