Connect with us

NUSANTARA

BMKG: Gempa Tanimbar Akibat Deformasi Batuan Laut Banda

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah perairan laut Tanimbar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Rabu (21/1/2026). Getaran gempa dilaporkan terasa hingga Saumlaki, ibu kota kabupaten setempat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada koordinat 7,04 Lintang Selatan (LS) dan 129,74 Bujur Timur (BT). Pusat gempa berada di laut, sekitar 203 kilometer dari wilayah Tanimbar, dengan kedalaman mencapai 167 kilometer.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

“Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami,” tulis BMKG melalui akun resminya, Rabu (21/1/2O26).

BMKG juga melaporkan bahwa guncangan gempa dirasakan di wilayah Saumlaki dengan intensitas II MMI, yang berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyampaikan hasil pemutakhiran parameter gempa menunjukkan magnitudo 5,4. Episenter gempa berada pada koordinat 7,09 LS dan 129,77 BT, atau sekitar 195 kilometer barat laut Saumlaki, dengan kedalaman 137 kilometer.

Menurut Daryono, gempa tersebut tergolong gempa bumi menengah yang disebabkan oleh deformasi batuan dalam lempeng (intra-slab) di kawasan Laut Banda.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),” jelasnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut. Selain itu, berdasarkan pemantauan BMKG hingga pukul 13.10 WIB, belum terdeteksi adanya gempa bumi susulan (aftershock).

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG. (Kusuma/Mun)

TRENDING

Exit mobile version