Connect with us

NUSANTARA

Pantai Ujung Batu Padang Berduka, 3 Bocah Tewas Terseret Ombak

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Peristiwa tragis terjadi di Pantai Ujung Batu, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat. Tiga bocah dilaporkan meninggal dunia setelah terseret ombak besar saat mandi di pantai, Sabtu (31/1/2026) siang.

Komandan Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang, Reno Saputra, mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11.48 WIB. Saat kejadian, ketiga korban tengah bermain dan mandi di kawasan pantai, sebelum tiba-tiba datang ombak besar yang menyeret mereka ke laut.

“Dari tiga korban, dua anak ditemukan dan dinyatakan meninggal dunia pada hari kejadian. Satu korban lainnya baru berhasil ditemukan keesokan harinya dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Reno, Minggu (1/2/2026).

Ketiga korban diketahui berusia 8 tahun dan merupakan warga Kelurahan Pasia Nan Tigo. Korban terakhir yang ditemukan bernama Rozi (8), ditemukan sekitar pukul 08.40 WIB, berjarak kurang lebih 500 meter dari lokasi kejadian awal (LKP). Sementara dua korban lainnya, Akmal (8) dan Akbar (8), lebih dulu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu.

Reno menjelaskan, operasi pencarian dilanjutkan pada Minggu pagi mulai pukul 07.00 WIB dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Tim melakukan penyisiran laut menggunakan berbagai peralatan, antara lain Rigid Inflatable Boat (RIB), Landing Craft Rubber (LCR), drone thermal, serta Aqua Eye.

“Korban ditemukan pada koordinat 0°51’50.53″S – 100°19’35.14″E, kemudian langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.

Dalam operasi tersebut, lebih dari 80 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, Polairud, Brimob, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, potensi SAR, serta masyarakat setempat. Kondisi cuaca saat pencarian dilaporkan berawan dan tidak terdapat kendala berarti di lapangan.

Setelah seluruh korban berhasil ditemukan, pada pukul 09.15 WIB dilakukan debriefing. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing, dan operasi SAR resmi dinyatakan ditutup.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama bagi anak-anak, mengingat potensi bahaya ombak yang dapat datang secara tiba-tiba. (Firmansyah/Mun)

TRENDING

Exit mobile version