Connect with us

NUSANTARA

BMKG Minta Nelayan Sumut Waspada Gelombang Tinggi

Aktualitas.id -

BMKG Minta Nelayan Sumut Waspada Gelombang Tinggi, ilustrasi foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatera Utara yang diperkirakan berlangsung pada 10 hingga 12 Maret 2026. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran dan nelayan di wilayah tersebut.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Christen Marpaung, menyampaikan bahwa tinggi gelombang di beberapa wilayah perairan Sumatera Utara diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

“Ketinggian gelombang tersebut berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal kecil dan nelayan tradisional,” kata Christen dalam keterangan resminya.

BMKG menyebut sejumlah wilayah yang perlu diwaspadai meliputi perairan Barat Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Batu, Perairan Barat Kepulauan Batu, serta perairan Barat Sumatera Utara. Selain itu, gelombang dengan ketinggian serupa juga berpotensi terjadi di wilayah Samudra Hindia bagian barat Kepulauan Nias.

Gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter tersebut tergolong kategori gelombang sedang hingga tinggi yang dapat mengganggu stabilitas kapal kecil serta mempersulit navigasi di laut.

BMKG menjelaskan kondisi ini dipengaruhi oleh pola angin yang bergerak dominan dari arah barat laut dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 25 knot. Kecepatan angin tersebut menjadi salah satu faktor utama yang memicu peningkatan tinggi gelombang di wilayah perairan Sumatera Utara.

Secara umum, kondisi cuaca di perairan Sumatera Utara diperkirakan berawan hingga hujan ringan. Namun, perubahan cuaca yang cepat serta peningkatan kecepatan angin dapat memperburuk kondisi laut dalam waktu singkat.

BMKG mengimbau para nelayan yang menggunakan perahu kecil untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter yang dapat membahayakan stabilitas perahu.

Selain itu, operator kapal tongkang juga diminta lebih berhati-hati. Risiko kecelakaan laut dapat meningkat jika kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,5 meter.

Melalui peringatan dini ini, BMKG berharap masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran dapat memantau perkembangan cuaca laut secara berkala guna menghindari potensi risiko kecelakaan di perairan Sumatera Utara. (Irawan/Mun)

TRENDING

Exit mobile version