OASE
Mengenal Surah Al-Hujurat: Petunjuk bagi Muslim untuk Berakhlak Mulia
AKTUALITAS.ID – Al-Quran tidak hanya memuat perihal ibadah ritual, tetapi juga tata cara berinteraksi sosial yang sangat relevan hingga hari ini. Salah satu surat yang sarat dengan ajaran etika dan moral adalah Surah Al-Hujurat.
Surah ke-49 dalam Al-Quran ini terdiri dari 18 ayat dan tergolong sebagai surah Madaniyah. Wahyu ini turun di Madinah, mayoritas pada tahun ke-9 Hijriah, di fase akhir kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Para ulama tafsir menyebut Surah Al-Hujurat sebagai kumpulan “pedoman adab” bagi orang-orang mukmin. Berikut adalah rangkuman makna, sejarah, dan kandungan penting dari Surah Al-Hujurat.
1. Asal Usul Nama dan Sejarah Penurunan
Nama Al-Hujurat diambil dari ayat ke-4, yang berarti “kamar-kamar” atau “apartemen”. Ayat ini turun menegur perilaku rombongan Bani Tamim yang datang ke Madinah dan memanggil-manggil Nabi Muhammad SAW dengan suara keras dari luar kamar-kamar istri beliau. Hal ini mengajarkan pentingnya sopan santun terhadap pemimpin dan orang yang dimuliakan.
Selain itu, ayat ke-6 dalam surat ini memiliki latar belakang sejarah (Asbabun Nuzul) yang berkaitan dengan Walid bin Uqbah. Ia diutus Nabi untuk memungut zakat dari Bani al-Mustaliq, namun membawa kabar yang perlu diverifikasi. Dari peristiwa inilah turun perintah penting mengenai pengecekan berita.
2. Etika Menerima Informasi (Tabayyun)
Di era digital yang penuh dengan penyebaran informasi cepat, Surah Al-Hujurat memberikan peringatan tegas tentang bahaya berita palsu.
Surah ini mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh menerima berita secara mentah-mentah tanpa berpikir. Jika informasi datang—terutama dari sumber yang diragukan kredibilitasnya—umat Islam diwajibkan untuk melakukan Tabayyun (cek dan ricek/verifikasi). Tujuannya adalah untuk memastikan kebenaran berita sebelum mengambil tindakan, agar tidak merugikan orang lain atau memicu konflik.
3. Menjaga Kehormatan dan Larangan Ghibah
Aspek sosial sangat ditekankan dalam surat ini. Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk menjaga persaudaraan dan menjauhi penyakit hati yang merusak kehidupan kolektif, antara lain:
Dilarang saling mengolok-olok dan mencela.
Dilarang memanggil dengan gelaran yang buruk.
Dilarang berprasangka buruk (suudzon).
Dilarang mencari-cari kesalahan orang lain (tajassus).
Dilarang membicarakan aib orang lain (ghibah/backbiting).
Semua perilaku ini dikategorikan sebagai dosa yang tidak hanya merusak individu, tetapi juga menghancurkan tatanan masyarakat.
4. Anti-Rasisme dan Kesetaraan Manusia
Salah satu poin paling fundamental dalam Surah Al-Hujurat adalah penghapusan sekat-sekat rasisme.
Surah ini menegaskan bahwa seluruh manusia berasal dari satu pasang nenek moyang yang sama. Adanya perbedaan suku, bangsa, dan ras hanyalah bertujuan untuk saling mengenal (lita’arafu), bukan untuk saling membanggakan diri atau merasa lebih unggul (superioritas).
Dalam pandangan Islam, tidak ada dasar keunggulan satu manusia di atas manusia lain berdasarkan garis keturunan atau warna kulit. Satu-satunya tolak ukur kemuliaan di sisi Allah adalah ketakwaan dan kualitas moral seseorang.
5. Definisi Mukmin Sejati
Sebagai penutup, Surah Al-Hujurat meluruskan pemahaman tentang “Iman”. Iman bukanlah sekadar pengakuan lisan. Orang yang benar-benar beriman adalah mereka yang:
Percaya kepada Allah dan Rasul-Nya tanpa keraguan.
Mentaati perintah-Nya dalam kehidupan praktis.
Berjuang dengan tulus menggunakan jiwa dan harta di jalan Allah.
Surah ini mengingatkan bahwa memeluk Islam bukanlah sebuah “jasa” yang diberikan manusia kepada Allah, melainkan hidayah dan nikmat dari Allah kepada manusia. (Mun)
-
EKBIS10/02/2026 11:30 WIBLanjut Naik! Cek Tabel Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 10 Februari 2026
-
RAGAM10/02/2026 15:30 WIBLibur Panjang! Ini Kalender Libur Awal Ramadan dan Idulfitri 2026 untuk Siswa SD-SMA
-
NASIONAL10/02/2026 11:00 WIBRibuan Pasukan TNI AD Siap Berangkat ke Gaza untuk Misi Perdamaian
-
EKBIS10/02/2026 10:30 WIBRupiah Menguat Lagi Hari Ini ke Rp16.790 per Dolar AS
-
RAGAM10/02/2026 13:30 WIBBukan Cuma Hujan, Peneliti BRIN Ungkap 3 Penyebab Utama Jakarta Sering Banjir
-
RIAU10/02/2026 19:30 WIBKasus Gajah Mati di Konsesi PT RAPP Estate Ukui, Begini Penjelasan Kapolres Pelalawan
-
NASIONAL10/02/2026 10:00 WIBDKPP Beri Sanksi Pemberhentian Tetap kepada 3 Anggota KPU
-
POLITIK10/02/2026 14:00 WIBRespons Wacana Zulhas di Pilpres 2029, Sekjen PSI: Cawapres Urusan Pak Prabowo