OASE
Rahasia Sehat di Balik Ibadah Puasa Ramadan
AKTUALITAS.ID – Puasa Ramadan bukan hanya ibadah wajib bagi umat Muslim, tetapi juga menyimpan berbagai manfaat luar biasa bagi kesehatan jasmani dan rohani. Selama satu bulan penuh, umat Islam menahan diri dari makan, minum, dan merokok sejak matahari terbit hingga terbenam.
Karena mengikuti kalender Hijriah, bulan Ramadan maju sekitar 11 hari setiap tahunnya. Rata-rata durasi puasa berlangsung sekitar 12 jam, meski di beberapa negara dapat mencapai hingga 20 jam lebih. Meski wajib, Islam memberikan keringanan bagi orang sakit, musafir, ibu hamil, menyusui, dan wanita yang sedang menstruasi.
Sehat Rohani dan Jasmani
Selain meningkatkan ketakwaan dan kedekatan spiritual, puasa Ramadan terbukti memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat meningkatkan kualitas kesehatan secara keseluruhan dan berpotensi memperpanjang angka harapan hidup.
1. Menjaga dan Menurunkan Berat Badan
Pembatasan asupan kalori selama Ramadan membantu tubuh membakar cadangan lemak sebagai sumber energi. Akibatnya:
Berat badan lebih terkontrol
Persentase lemak tubuh menurun
Metabolisme menjadi lebih efisien
Jika diimbangi pola makan seimbang saat sahur dan berbuka, puasa bisa menjadi momentum membentuk tubuh yang lebih sehat.
2. Menyehatkan Jantung dan Peredaran Darah
Dalam bidang kardiovaskular, puasa terbukti:
Menurunkan detak jantung dan tekanan darah
Memperbaiki fungsi ventrikel kiri jantung
Melancarkan sirkulasi darah
Membantu pemulihan jantung pascaaktivitas
Selain itu, kadar LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida menurun, sementara HDL (kolesterol baik) meningkat. Kondisi ini membantu menurunkan risiko penyakit jantung.
3. Memperbaiki Profil Gula Darah
Puasa juga bermanfaat bagi pengendalian gula darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat:
Menurunkan kadar gula darah puasa
Meningkatkan sensitivitas insulin
Mengurangi risiko diabetes tipe 2
Saat tubuh kekurangan asupan energi, lemak dipecah sebagai sumber energi alternatif. Proses ini membantu memperbaiki metabolisme glukosa dan profil lipid.
4. Menurunkan Risiko Penyakit Kronis
Manfaat puasa tidak berhenti di situ. Berbagai studi juga menunjukkan potensi puasa dalam:
Menurunkan risiko penyakit autoimun
Mengurangi risiko kanker tertentu
Menjaga kesehatan ginjal
Memperlambat proses penuaan
Mengurangi risiko penyakit saluran pernapasan
5. Membentuk Gaya Hidup Sehat dan Disiplin
Puasa Ramadan melatih kedisiplinan dalam:
Mengatur waktu makan (sahur dan berbuka)
Mengontrol pola tidur
Mengurangi kebiasaan merokok
Menghindari ngemil berlebihan
Jika kebiasaan baik ini dipertahankan setelah Ramadan, manfaat kesehatannya bisa dirasakan sepanjang tahun.
Puasa Ramadan bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga membawa “seribu mukjizat” bagi kesehatan tubuh. Dari menjaga berat badan, menyehatkan jantung, memperbaiki gula darah, hingga menurunkan risiko berbagai penyakit, puasa menjadi momentum penting untuk memperbaiki kualitas hidup.
Dengan pola makan seimbang dan gaya hidup sehat selama Ramadan, manfaat puasa dapat terus dirasakan bahkan setelah bulan suci berakhir. (Mun)
-
JABODETABEK22/02/2026 14:30 WIBPencuri Kambing di Bogor: Dijagal di Tempat dan Sisakan Jeroan
-
DUNIA22/02/2026 08:00 WIBHamas Buka Ruang untuk ISF di Gaza Asal Ada Syarat Tegas
-
NUSANTARA22/02/2026 10:30 WIBHina Nabi Muhammad di TikTok, Pria Asal Aceh Ditangkap Polisi
-
NUSANTARA22/02/2026 12:30 WIBPolres Taput Ringkus Dua Pengedar Sabu dan Ganja di Dua Lokasi Berbeda
-
NASIONAL22/02/2026 14:00 WIBKemenag Pastikan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Makan Bergizi Gratis
-
RAGAM22/02/2026 13:30 WIBAsal-usul Batu Hajar Aswad Menurut Penelitian Sains dan Ahli Geologi
-
POLITIK22/02/2026 10:00 WIBSurya Paloh Beri Sinyal Ambang Batas Parlemen NasDem Tetap 7 Persen
-
DUNIA22/02/2026 12:00 WIBDi Ambang Perang, Trump Pertimbangkan Opsi Militer Singkirkan Khamenei