OLAHRAGA
Genosida di Palestina, Pakar PBB Desak FIFA dan UEFA Skors Timnas Israel
AKTUALITAS.ID – Sekelompok pakar hak asasi manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak badan sepak bola dunia FIFA dan federasi Eropa UEFA untuk menangguhkan tim nasional Israel dari semua ajang internasional.
Desakan itu disampaikan delapan pakar independen PBB, termasuk Alexandra Xanthaki (Pelapor Khusus Bidang Hak Budaya) dan Francesca Albanese (Pelapor Khusus HAM di Wilayah Palestina yang Diduduki). Mereka menilai langkah ini sebagai “tanggapan yang diperlukan” terhadap dugaan genosida yang dilakukan Israel di Jalur Gaza.
“Badan olahraga tidak boleh menutup mata terhadap pelanggaran HAM berat, apalagi ketika platform mereka digunakan untuk menormalisasi ketidakadilan,” tegas para pakar dalam pernyataan gabungan yang dikutip dari Xinhua, Selasa (23/9/2025).
Pernyataan itu merujuk pada laporan Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB yang dirilis 16 September lalu. Laporan tersebut menyimpulkan Israel telah melakukan tindakan genosida terhadap warga Palestina dan mendesak agar kekejaman segera dihentikan.
Para pakar menegaskan, boikot olahraga seharusnya ditujukan kepada negara, bukan individu.
“Tidak boleh ada diskriminasi atau sanksi terhadap pemain hanya karena kewarganegaraan mereka,” tambahnya.
FIFA dan UEFA pun diingatkan bahwa mereka terikat kewajiban hukum internasional terkait HAM, sehingga sanksi kepada timnas Israel dinilai bukan hanya memungkinkan, tapi juga semestinya dilakukan. (YAN KUSUMA/DIN)
-
NASIONAL18/03/2026 00:31 WIBKapolri Resmikan Masjid Al-Adzim Polda Riau, Perkuat Community Policing Lewat Satgas PHK dan Ojol
-
JABODETABEK18/03/2026 12:30 WIBPolisi: Tidak Ada One Way Penuh di Jalur Puncak hingga Lebaran
-
OASE18/03/2026 05:00 WIBSurah Al-Mutaffifin Ingatkan Pedagang tentang Hari Pembalasan
-
NASIONAL18/03/2026 13:00 WIBKemenhub: Tak Ada Penghentian Penerbangan Internasional
-
NASIONAL18/03/2026 14:00 WIBMUI Imbau Umat Tunggu Penetapan Lebaran Resmi
-
NASIONAL18/03/2026 10:00 WIBBantah Isu Liar, TNI Selidiki Dugaan Prajurit Terlibat Kasus Air Keras KontraS
-
EKBIS18/03/2026 10:30 WIBRupiah Naik 0,25% ke Rp16.955 per Dolar AS
-
EKBIS18/03/2026 11:34 WIBHarga Emas Antam Naik ke Rp2,996 Juta per Gram