OTOTEK
Australia Larang YouTube untuk Anak, Langkah Pertama di Dunia

AKTUALITAS.ID — Pemerintah Australia resmi memasukkan YouTube ke dalam daftar platform media sosial yang dilarang diakses oleh anak-anak di bawah usia 16 tahun, menjadikannya negara pertama di dunia yang menerapkan kebijakan tersebut.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Anthony Albanese dan Menteri Komunikasi Anika Wells dalam konferensi pers di Canberra, Rabu (30/7/2025), usai menerima rekomendasi dari Komisioner Keamanan Digital (eSafety Commissioner) Julie Inman Grant.
YouTube sebelumnya sempat dikecualikan dari larangan karena dinilai memiliki nilai edukatif dan konten kesehatan. Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa platform tersebut juga membuka celah bagi anak-anak untuk terpapar konten berbahaya.
“Kami siap mengambil tindakan terhadap platform media sosial yang berkontribusi terhadap kerugian sosial, terutama bagi anak-anak,” ujar Albanese. “Ini bukan satu-satunya solusi, tapi ini langkah penting yang akan membawa perubahan nyata.”
Menteri Wells menegaskan bahwa keputusan ini diambil dengan mengedepankan perlindungan anak dan hak orang tua dibandingkan kepentingan perusahaan teknologi. Ia juga menanggapi ancaman gugatan hukum dari Google, induk perusahaan YouTube, yang sebelumnya mengkritisi kebijakan pemerintah tersebut.
“Kami tidak akan gentar oleh tekanan dari raksasa teknologi. Kita tidak bisa mengendalikan lautan, tapi kita bisa mengawasi hiu. Dan inilah perjuangan nyata demi keselamatan anak-anak Australia,” tegas Wells.
Larangan terhadap penggunaan YouTube oleh anak-anak di bawah 16 tahun akan mulai diberlakukan pada 10 Desember 2025. Pemerintah saat ini masih menunggu hasil akhir dari uji coba teknologi verifikasi usia, sebelum mengumumkan mekanisme teknis penerapan kebijakan ini.
Sementara itu, juru bicara YouTube menyatakan bahwa keputusan pemerintah merupakan pelanggaran terhadap komitmen awal untuk mengecualikan platform tersebut. Pihak YouTube pun tengah mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya. (ARI WIBOWO/DIN)
-
RAGAM28/08/2025 16:00 WIB
Sulit di Bacanya, Inilah Nama Orang Terpanjang di Indonesia
-
NASIONAL28/08/2025 22:30 WIB
Demo Aksi Berujung Ricuh, Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob
-
NUSANTARA28/08/2025 14:30 WIB
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kandis Bersama Masyarakat Sakai Panen 1 Ton Jagung Pipil
-
FOTO29/08/2025 07:52 WIB
FOTO: Mako Brimob di Kepung Warga
-
JABODETABEK28/08/2025 18:30 WIB
Petugas Pengamanan Dilempari Batu Hingga Petasan di DPR/MPR RI
-
JABODETABEK28/08/2025 16:30 WIB
Kapolda: Gas Air Mata Hanya Boleh Atas Perintah Saya
-
NUSANTARA28/08/2025 19:00 WIB
LAMR dan Pemda Apriasi Operasi PETI Polda Riau yang Berhasil Bikin Air Sungai Kuantan Kembali Jernih
-
NASIONAL28/08/2025 15:00 WIB
Prabowo: Penataran Bupati Baru Harusnya di Kamp Tentara, Bukan Hotel