POLITIK
Bawaslu: Pemilih Muda Kunci Jaga Demokrasi
AKTUALITAS.ID – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Lolly Suhenty, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang digelar Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah dengan tema Gerakan Masyarakat Awasi Kerawanan Pemilu bersama Pemilih Muda.
Menurut Lolly, secara kuantitatif, pemilih muda mendominasi komposisi pemilih dalam pemilu. Ia menyebut sekitar 52 persen pemilih berasal dari kelompok usia muda.
“Ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan kualitas demokrasi,” ujarnya.
Selain jumlah yang besar, Lolly menilai generasi muda juga unggul secara kualitatif. Kelompok ini dinilai paling aktif dalam memanfaatkan teknologi informasi, sehingga memiliki akses pengetahuan yang luas dan kemampuan adaptasi tinggi.
Kemudahan akses informasi membuat generasi muda cenderung lebih terbuka, kreatif, dan responsif terhadap dinamika politik serta demokrasi.
Jika kemampuan tersebut dibarengi dengan literasi kepemiluan yang baik dan pola pikir kritis, generasi muda dapat menjadi aktor utama dalam mengawal integritas pemilu.
Meski demikian, Lolly mengingatkan bahwa derasnya arus informasi juga membawa tantangan, terutama terkait penyebaran hoaks dan potensi manipulasi politik.
Tanpa literasi yang memadai, generasi muda berisiko menjadi sasaran propaganda atau kapitalisasi politik yang dapat merusak kualitas demokrasi.
Karena itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum terus mendorong penguatan literasi kepemiluan dan partisipasi aktif anak muda dalam pengawasan pemilu.
Lolly optimistis, jika generasi muda mampu memanfaatkan akses informasi secara bijak serta memiliki kemampuan berpikir kritis, kualitas demokrasi Indonesia akan semakin baik ke depan.
“Jika akses informasi, literasi kepemiluan, dan kemampuan berpikir kritis berjalan bersama, maka kualitas pemilu 2029 akan lebih baik,” tegasnya.
Dengan dominasi jumlah dan kekuatan teknologi yang dimiliki, generasi muda diharapkan menjadi pilar utama dalam menjaga demokrasi yang sehat, transparan, dan berintegritas di Indonesia. (Mun)
-
NUSANTARA23/03/2026 06:00 WIBEddy Soeparno: Transisi Energi Penting Hadapi Krisis Global
-
EKBIS23/03/2026 13:00 WIBUltimatum 48 Jam Trump Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
NUSANTARA23/03/2026 06:30 WIBDua Prajurit Marinir Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB
-
JABODETABEK23/03/2026 07:30 WIB39 Ribu Wisatawan Serbu Ancol Saat Libur Lebaran
-
DUNIA23/03/2026 08:00 WIBDiancam Trump, Iran Siap Hancurkan Fasilitas Energi AS
-
NASIONAL23/03/2026 10:00 WIBPrabowo: Reformasi Polri Tak Hanya Lewat Komite
-
EKBIS23/03/2026 14:00 WIBSIA Hentikan Penerbangan ke Dubai Sampai 30 April 2026
-
NASIONAL23/03/2026 09:00 WIBIM57 Sebut KPK Pecahkan Rekor soal Tahanan Yaqut