Berita
People Power Ala Amien, Bawaslu: Untuk Apa Ada Lembaga Kami?
AKTUALITAS.ID – Badan Pengawas Nasional (Bawaslu) RI mempertanyakan fungsi dari seruan people power ala Amien Rais menyebut tidak akan menyerahkan kasus sengketa Pilpres maupun Pilkada kepada Mahkamah Konstitusi. “Kalau people power dijadikan alat menjalankan demokrasi. Untuk apa ada kita Bawaslu? Untuk apa ada KPU? Untuk apa ada DKPP? Bawaslu itu diciptakan bukan saja sebagai pengawas […]
AKTUALITAS.ID – Badan Pengawas Nasional (Bawaslu) RI mempertanyakan fungsi dari seruan people power ala Amien Rais menyebut tidak akan menyerahkan kasus sengketa Pilpres maupun Pilkada kepada Mahkamah Konstitusi.
“Kalau people power dijadikan alat menjalankan demokrasi. Untuk apa ada kita Bawaslu? Untuk apa ada KPU? Untuk apa ada DKPP? Bawaslu itu diciptakan bukan saja sebagai pengawas tetapi penindakan pelanggaran selama proses pemilu. Bukan sebagai lembaga ada sukur, enggak ada ya sudah,” kata Fritz Edward Siregar.
Menurut Fritz, kecurigaan Amien Rais tidak beralasan karena mencurigai MK, KPU, Bawaslu dan DKPP. Sebab, demi pembenahan demokrasi, pada hulu demokrasi selain instansi penyelenggara negara hadir pula Sentra Gakkumdu (Penegakkan Hukum Terpadu).
“Di hulu kami sudah menciptakan MoU dengan Kepolisian dan Kejaksaan untuk perangi kecurangan. Malah untuk serangan fajar KPU, DKPP sudah meneken MoU juga praktek money politic,” ujar Fritz.
Sementara pada sektor hilir, pemilu 2019 pun akan ditentukan oleh Mahkamah Konstitusi dan KPK yang mengawasi upaya suap yang dilakukan.
“Hulu sudah berjalan baik. Saya juga yakin di hilir juga berjalan baik. Ada MK dan diawasi KPK juga kalau takut suap bisa di OTT-kan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Fritz mengatakan Bawaslu saat ini sudah siap menerima laporan yang masuk terkait pelanggaran pemilu.
“Sekarang saja Bawaslu siap menerima apabila ada komplain yang dilakukan oleh peserta pemilu terhadap proses. Maka, gunakanlah mekanisme yang ada,” tandasnya.
Ikhwal tanggapan Fritz tersebut bersumber dari pernyataan Mantan Ketua MPR yang kini menjadi Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. Amien Rais mengancam akan menggerakan people power bila terjadi kecurangan pada proses Pilpres.
Amien bahkan secara lugas menyebut tidak mempercayai marwah Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga mengadili sengketa pemilu. Omongan Amien itu disampaikan pada Minggu, 31 Maret 2019 di Mesjid Sunda Kelapa.
-
Berita21/07/2026 20:50 WIBPekerja Pertamina Balongan Gelar Aksi Melawan ‘Sunat’ Upah akibat Pergantian Vendor
-
RIAU22/07/2026 10:52 WIBDiikuti 15.080 Pelari, Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Ekonomi Daerah Rp58,9 Miliar
-
NASIONAL22/07/2026 07:00 WIBBaru Sebulan Menjabat, Kepala BGN Pilih Mundur
-
NASIONAL21/07/2026 20:30 WIBKPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Korupsi Pemkab Lombok Barat
-
POLITIK22/07/2026 11:00 WIBSaan Tegaskan RUU Pemilu Tak Ganggu Agenda Pemilu
-
JABODETABEK22/07/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Didominasi Cuaca Berawan
-
EKBIS21/07/2026 20:00 WIBFerry Latuhihin Kritik Anggaran MBG dan KDMP
-
NASIONAL21/07/2026 23:00 WIBRieke Pitaloka Desak RUU Hak Cipta Lindungi Karya Pers dari Scraping AI Tanpa Kompensasi

















