Berita
BJ Habibie: Hindari Tindakan Mempertajam Polarisasi dan Perpecahan Masyarakat
AKTUALITAS.ID – Presiden ke-3 Republik Indonesia (RI) Prof. Dr. Baharudin Jusuf (BJ) Habibie meminta agar semua pihak yang tak puasm dengan hasil pemilu 22 Mei mendatang, untuk menyelesaikannya melalui jalur konstitusional. Pesan ini disampaikan Habibie atas kemungkinan munculnya ketidakpuasan terhadap hasil pemilihan umum. “Hindari tindakan-tindakan yang dapat mempertajam polarisasi dan perpecahan di masyarakat,” ujarnya dilansir […]
AKTUALITAS.ID – Presiden ke-3 Republik Indonesia (RI) Prof. Dr. Baharudin Jusuf (BJ) Habibie meminta agar semua pihak yang tak puasm dengan hasil pemilu 22 Mei mendatang, untuk menyelesaikannya melalui jalur konstitusional.
Pesan ini disampaikan Habibie atas kemungkinan munculnya ketidakpuasan terhadap hasil pemilihan umum.
“Hindari tindakan-tindakan yang dapat mempertajam polarisasi dan perpecahan di masyarakat,” ujarnya dilansir Setkab, Senin 20 Mei 2019.
Menurutnya, di tengah situasi regional dan global tidak kondusif seperti saat ini penting bagi semua untuk secara terus-menerus memperkuat ketahanan nasional.
Pasalnya, menurut dia, dengan cara itulah, Bangsa Indonesia dapat saling menjaga harkat dan martabat bersama sebagai sebuah bangsa.
“Namun saya sungguh meyakini jika bangsa Indonesia dapat terus meningkatkan kualitas demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta menjaga persatuan, maka kita mampu mencapai cita-cita luhur bangsa Indonesia,” ucap Habibie.
-
DUNIA02/05/2026 12:00 WIBSenator AS Ungkap Trump Rancang Serangan ke Iran
-
DUNIA01/05/2026 19:00 WIBAyatollah Mojtaba Khamenei Sebut AS Kalah Telak di Teluk Persia
-
NASIONAL01/05/2026 23:00 WIBDPR Usul Semua Perlintasan KA Rawan Dijaga Petugas Bersertifikat
-
DUNIA02/05/2026 00:00 WIBPM Malaysia Anwar Ibrahim Murka ke Israel
-
JABODETABEK02/05/2026 05:30 WIBCuaca Hari Ini: Jakarta Berawan dan Hujan Bergantian
-
NASIONAL02/05/2026 06:00 WIBDPR: Negara Tak Berhak Tentukan Aktivis HAM
-
POLITIK01/05/2026 22:00 WIBKPU Tekankan Profesionalisme dalam Proses PAW
-
DUNIA01/05/2026 21:00 WIBMyanmar Umumkan Suu Kyi Jadi Tahanan Rumah

















