Berita
Dua Kelompok Mahasiswa Nomensen Bentrok, Satu Tewas Ditusuk Besi
Satu korban tewas akibat ditusuk menggunakan besi runcing.
AKTUALITAS.ID – Dua kelompok mahasiswa Universitas HKBP Nomensen bentrok di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (22/11), sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat bentrokan tersebut, satu orang mahasiswa meninggal dunia.
Kedua kelompok mahasiswa saling lempar. Beberapa menit saat kejadian, Polrestabes Medan dan Polsekta Medan Timur tiba di lokasi dan langsung melakukan pengamanan untuk meredakan bentrokan.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, mengatakan bentrokan diduga dipicu pertandingan futsal. Kedua kelompok mahasiswa yang bentrok itu ?antara mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian Unveristas HKBP Nomensen.
“Diawali dengan ada permainan futsal, mereka berkumpul di dalam kampus Nomensen. Terjadi tawuran antara Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian?. Dari tawuran tersebut, ada korban dua orang,” ujar Dadang kepada wartawan di lokasi kejadian.
Kedua korban tersebut, Kata Dadang sudah dirujuk ke Rumah sakit terdekat. “Dari korban itu, kita identifikasi dari Pertanian satu orang meninggal dunia dan satu lagi proses perawatan luka bacok di kepala,” tutur Dadang.
Dadang menyayangkan aksi tawuran tersebut. Dia meminta para mahasiswa ini mampu menahan diri.
“Kita harapkan semua pihak menahan diri, baik civitas akademika Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian. Rektor, mahasiswa dan aparat bekerja sama untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Dadang.
Satu korban tewas akibat ditusuk menggunakan besi runcing. Sedangkan korban lainnya mengalami bacok di bagian kepala akibat senjata tajam. Identitas kedua korban belum diketahui.
Dadang mengungkapkan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap tawuran berujung maut tersebut. Pihak kepolisian saat ini juga telah menurunkan personel untuk pengamanan dan mengantisipasi bentrokan susulan.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Kami sudah upaya pengamanan dengan berkoordinasi dengan pihak rektorat dan menurunkan kekuatan untuk ?pengamanan untuk mencegah aksi susulan,” kata Dadang.
-
OLAHRAGA06/03/2026 12:30 WIBLens ke Semifinal Piala Prancis, Singkirkan Lyon Lewat Adu Penalti
-
JABODETABEK06/03/2026 17:30 WIBKabar Gembira! Dishub DKI Gelar Mudik Gratis Lebaran 2026 Angkutan Laut
-
DUNIA06/03/2026 19:00 WIBTrump Isyaratkan Fokus ke Kuba Setelah Perang Iran Selesai
-
NUSANTARA06/03/2026 11:30 WIBSemeru Erupsi Lontarkan Abu Vulkanik 400 Meter
-
JABODETABEK06/03/2026 19:30 WIBPemotor Tewas Disenggol TransJakarta di Bandengan Utara
-
EKBIS06/03/2026 09:30 WIBHarga Emas Antam Turun Rp25.000 ke Angka Rp3,024 Juta/Gram
-
NASIONAL06/03/2026 16:00 WIBEddy Soeparno: Masa Depan AI Indonesia Bergantung pada Energi Terbarukan
-
OTOTEK06/03/2026 11:00 WIBSpesifikasi Sedan Premium Volvo ES90

















