Isu Geng Solo, Polri: Tidak Ada Geng di Jajaran Elite Kepolisian


Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal

Mutasi jabatan di Polri ada mekanismenya, melihat track record

AKTUALITAS.ID – Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal membantah adanya ‘geng solo’ di kalangan elite atau petinggi Polri. Iqbal menegaskan Polri memiliki mekanisme dan parameter dalam mutasi jabatan.

“Mutasi jabatan di Polri ada mekanismenya, melihat track record atau rekam jejak dan lewat Wanjakti (Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi),” ujar Iqbal saat dikonfirmasi, Senin (23/12).

Pernyataan Iqbal merujuk pada tudingan adanya ‘Geng Solo’ di kalangan elite. Tudingan itu muncul saat sejumlah petinggi Polri kini ditempatkan di posisi penting, pernah bertugas di Solo.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang pernah menjadi wali kota Solo disebut sedang menonjolkan orang-orang yang pernah bertugas di kota tersebut.

Iqbal pun menegaskan, tidak ada klasifikasi kelompok tertentu dalam penunjukkan perwira tinggi di Koprs Bhayangkara. “Sama sekali tidak ada parameter geng-gengan,” kata Jenderal Bintang Dua itu.

Inspektur Jenderal Polisi Nana Sudjana ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya, menggantikan Irjen Gatot Eddy Pramono yang diangkat sebagai Wakapolri.

Indonesia Police Watch (IPW) menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) hendak menonjolkan ‘geng Solo’ di kepolisian terkait posisi Irjen Nana Sudjana sebagai Kapolda Metro Jaya.

“Tampil Nana sebagai Kapolda Metro menunjukkan Jokowi semakin hendak menonjolkan ‘geng Solo’ di Polri,” kata Ketua Presidium IPW Neta dalam keterangan tertulisnya. Menurut Neta, prestasi Nana biasa dan tidak ada yang menonjol.

Namun, Nana dianggap memiliki kedekatan tersendiri dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Neta juga mencatat Jokowi hampir selalu menempatkan orang-orang dekatnya di posisi penting.

Nana pernah menjabat sebagai Kapolresta Solo saat Jokowi masih menjabat Wali Kota di kota tersebut. Bukan hanya Nana yang pernah bekerja dengan Jokowi di Solo, namun Brigjen Pol Ahmad Lutfi yang setelah menjabat sebagai Kapolresta Solo, langsung mendapat promosi sebagai Wakapolda Jawa Tengah.

Selain itu, Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang baru-baru ini menjabat sebagai Kabareskrim juga sempat menjabat sebagai Kapolrestas Solo serta pernah menjadi ajudan Jokowi.