Berita
Aniaya Bintara di Depan Mapolres, Perwira Polisi di Sumbar Ditahan
AKTUALITAS.ID – Polda Sumatera Barat (Sumbar) memproses secara hukum seorang perwira karena menganiaya anggota bintara di Polres Padang Pariaman. Perwira tersebut diproses oleh Propam Polda Sumbar. “Dia sedang menjalani proses pemeriksaan dan akan kita akan tindak tegas,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto di Padang, Kamis (26/3/2020), seperti dilansir Antara. Dia […]
AKTUALITAS.ID – Polda Sumatera Barat (Sumbar) memproses secara hukum seorang perwira karena menganiaya anggota bintara di Polres Padang Pariaman. Perwira tersebut diproses oleh Propam Polda Sumbar.
“Dia sedang menjalani proses pemeriksaan dan akan kita akan tindak tegas,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto di Padang, Kamis (26/3/2020), seperti dilansir Antara.
Dia mengatakan perwira tersebut saat ini sudah ada di tahanan Mapolda Sumbar. “Sesuai arahan Kapolri, persoalan ini menjadi perhatian dan akan ditindak tegas,” kata dia.
Sebelumnya beredar sebuah video aksi pemukulan yang dilakukan seorang perwira polisi terhadap anggotanya di depan Mako Polres Padang Pariaman selama 15 detik.
Kabid Humas Polda Sumbar membenarkan video yang tersebar tersebut. “Pihak Propam Polda langsung mencari kebenaran video tersebut dan langsung mengambil tindakan tegas,” kata dia.
-
RAGAM13/04/2026 13:30 WIBPenelitian Terbaru: Patahan Raksasa di Bawah Laut Sulawesi Sambungkan Sesar Benua
-
OTOTEK13/04/2026 16:30 WIB3.000 Flash Charge di Eropa Bakal Secepatnya Dipasang BYD
-
NASIONAL13/04/2026 06:00 WIBBGN Tutup Ratusan Dapur MBG karena Kualitas di Bawah Standar
-
NASIONAL13/04/2026 13:00 WIBBGN: EO Bantu Jalankan Program Gizi Nasional
-
POLITIK13/04/2026 10:00 WIBSurvei LSI: 94% Rakyat Tolak Pilkada Lewat DPRD
-
PAPUA TENGAH13/04/2026 16:00 WIBBerulah Lagi! OPM Kodap III/Puncak Pimpinan Lekagak Talenggen Bakar Rumah Warga
-
OASE13/04/2026 05:00 WIB5 Perkataan Umar yang Langsung Dijawab oleh Allah
-
POLITIK13/04/2026 11:00 WIBMantan Kepala PCO Sebut Pernyataan Saiful Mujani Dinilai Bahaya Demokrasi