Berita
Kematian Corona di Wuhan Melonjak Lagi, 1.290 Orang
Pompeo curiga Covid-19 tidak berasal dari pasar satwa liar Wuhan, tetapi dari laboratorium di kota itu. Para pejabat AS yang telah mengunjungi Institut Virologi Wuhan mengirim pesan diplomatik ke Washington pada awal Januari 2018. Para pejabat memperingatkan tentang kelemahan keselamatan dan manajemen di laboratorium. Pejabat secara langsung menyatakan laboratorium sedang melakukan penelitian pada virus corona […]
Pompeo curiga Covid-19 tidak berasal dari pasar satwa liar Wuhan, tetapi dari laboratorium di kota itu.
Para pejabat AS yang telah mengunjungi Institut Virologi Wuhan mengirim pesan diplomatik ke Washington pada awal Januari 2018. Para pejabat memperingatkan tentang kelemahan keselamatan dan manajemen di laboratorium.
Pejabat secara langsung menyatakan laboratorium sedang melakukan penelitian pada virus corona di kelelawar untuk menciptakan risiko pandemi.
Banyak ahli mengesampingkan kemungkinan bahwa Covid-19 tidak direkayasa oleh manusia berdasarkan analisis genom.
Akan tetapi, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa dugaan Covid-19 direkayasa manusia sangat masuk akal. Trump mengatakan pemerintah AS sedang melakukan penyelidikan.
Pada Februari lalu sebuah studi di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China dan Institut Penelitian Otak China menetapkan bahwa Covid-19 berasal dari pasar basah.
China juga secara konsisten membantah ada hubungan antara laboratorium dan Covid-19.
“China percaya bahwa asal virus adalah masalah ilmiah yang harus ditangani secara serius. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan tidak ada bukti itu dibuat di laboratorium. Dan banyak ahli medis terkenal juga mengatakan klaim bahwa virus bocor dari laboratorium tidak memiliki dasar ilmiah,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian
Trump soroti data corona China
Sementara itu, Presiden Trump meragukan data korban virus corona di China. Dia menduga angka kematian karena Covid-19 di China jauh lebih tinggi dari yang dilaporkan
“[China] baru saja mengumumkan dua kali lipat jumlah kematian mereka dari musuh yang tak terlihat. Jauh lebih tinggi dari itu dan jauh lebih tinggi dari AS, bahkan tidak dekat!,” kata Trump lewat Twitter.
Namun, cuitan itu dianggap tidak akurat karena China hanya mengumumkan peningkatan kematian di Wuhan sebesar 50 persen pada Jumat kemarin. Jumlah kasus di China (lebih dari 82 ribu] masih tertinggal dari Amerika Serikat yang memiliki lebih dari 700 ribu kasus.
Berbicara kepada wartawan, Trump justru menganggap China memiliki kematian terbanyak di dunia.
Pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan data kematian Covid-19 yang ada, Amerika Serikat menjadi negara dengan kasus kematian tertinggi dengan jumlah 37 ribu pasien meninggal. Sementara China memiliki 4.632 kematian
Lihat juga: China Bantah Tuduhan AS soal Sumber Penyebaran Virus Corona
“Kami tidak memiliki kematian yang terbesar di dunia. Yang terbesar di dunia pastilah CHina. Itu adalah negara besar. China mengalami masalah luar biasa dengan Covid-19,” ujar Trump.
-
PAPUA TENGAH11/03/2026 12:11 WIBPenembakan di Area Tambang Grasberg Mimika, 1 Karyawan Freeport Tewas
-
FOTO11/03/2026 16:39 WIBFOTO: AHY Beri Bantuan Sosial untuk Ojol dan Warga Tionghoa di Masjid Babah Alun
-
PAPUA TENGAH11/03/2026 20:28 WIBKronologi Penembakan di Grasberg Freeport Indonesia
-
RIAU11/03/2026 15:45 WIBPangdam Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Kompak Tutup TMMD ke-127
-
PAPUA TENGAH11/03/2026 17:45 WIBPenembakan di Grasberg Tewaskan Karyawan, PTFI Sampaikan Duka Mendalam
-
POLITIK11/03/2026 11:30 WIBGus Hilmy Soroti RI di Board of Peace, Ingatkan Dampak Politik Nasional
-
OASE11/03/2026 05:00 WIBSurah Ash-Sharh: Janji Kemudahan di Balik Kesulitan
-
JABODETABEK11/03/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cenderung Berawan