Berita
Sejumlah Negara Longgarkan Lockdown, Rupiah Diprediksi Menguat
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa diprediksi akan bergerak menguat seiring pelonggaran lockdown di sejumlah negara. Pada pukul 9.41 WIB, rupiah masih melemah 40 poin atau 0,27 persen menjadi Rp14.750 per USD dari sebelumnya Rp14.710 per USD. Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, […]
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa diprediksi akan bergerak menguat seiring pelonggaran lockdown di sejumlah negara. Pada pukul 9.41 WIB, rupiah masih melemah 40 poin atau 0,27 persen menjadi Rp14.750 per USD dari sebelumnya Rp14.710 per USD.
Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa, mengatakan, pelonggaran lockdown dan kabar kemajuan penemuan vaksin masih menjadi penggerak penguatan aset-aset berisiko di pasar keuangan.
“Sentimen ini menutupi kekhawatiran pasar terhadap penyebaran wabah yang masih meningkat dan ketegangan baru AS dan China,” ujar Ariston di Jakarta, dikutip Antara, Selasa (26/5/2020).
Dia menjelaskan, nilai tukar negara berkembang terlihat menguat pagi ini terhadap dolar AS. Indeks saham Asia bergerak positif. Yang terbaru, Jepang dikabarkan mencabut status darurat COVID-19. Singapura akan melakukan pelonggaran lockdown tahap 2. Inggris melanjutkan rencana pembukaan lockdown yang akan dijalankan pada Juni.
Sementara itu, perusahaan bioteknologi AS Novavax mengumumkan kemajuan penemuan vaksin yang saat ini sedang dilakukan uji klinis terhadap manusia. Namun di sisi lain, penyebaran wabah yang masih meningkat tetap masih menjadi kekhawatiran pasar karena vaksin belum ditemukan.
“Ketegangan baru antara AS dan China juga menjadi kekhawatiran baru pasar. Hubungan AS dan China memanas karena provokasi AS soal penyebaran virus dan kini soal Hongkong,” imbuhnya.
Ariston memperkirakan rupiah hari ini berpotensi menguat ke kisaran Rp14.600 per USD dan resisten Rp14.800 per USD. Pada Rabu (20/5) lalu, rupiah ditutup menguat 60 poin atau 0,41 persen menjadi Rp14.710 per USD dari sebelumnya Rp14.770 per USD.
-
FOTO30/01/2026 20:18 WIBFOTO: Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional di Istana Negara
-
DUNIA30/01/2026 07:30 WIBGarda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris
-
NASIONAL30/01/2026 05:30 WIBGuna Jamin Objektivitas, Kapolresta Sleman di Nonaktifkan
-
NUSANTARA30/01/2026 11:00 WIBSiswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan MBG Masih Jalani Rawat Inap
-
POLITIK30/01/2026 12:45 WIBTrump Ancam Iran, Senator RI Ingatkan Indonesia Jaga Politik Bebas Aktif
-
OASE30/01/2026 05:00 WIBBatas Keharaman Jual Beli Menjelang Shalat Jumat
-
EKBIS30/01/2026 13:00 WIBDirut BEI Mengundurkan Diri
-
POLITIK30/01/2026 14:00 WIBKetua Komisi II DPR Tak Sepakat Usulan Ambang Batas Parlemen Dihapus