Berita
Ada Masalah Data, TikTok Hentikan Operasi di Hong Kong
AKTUALITAS.ID – TikTok telah menghentikan aplikasi berbagi video mereka di Hong Kong karena masalah data pengguna. Dimiliki oleh ByteDance berbasis di China, TikTok melakukan langkah itu setelah Facebook, Google, dan Twitter menahan permintaan pemerintah kepolisian Hong Kong untuk mendapatkan data pengguna, setelah China memberlakukan undang-undang keamanan baru. “Sehubungan dengan peristiwa baru-baru ini, kami memutuskan untuk […]
AKTUALITAS.ID – TikTok telah menghentikan aplikasi berbagi video mereka di Hong Kong karena masalah data pengguna.
Dimiliki oleh ByteDance berbasis di China, TikTok melakukan langkah itu setelah Facebook, Google, dan Twitter menahan permintaan pemerintah kepolisian Hong Kong untuk mendapatkan data pengguna, setelah China memberlakukan undang-undang keamanan baru.
“Sehubungan dengan peristiwa baru-baru ini, kami memutuskan untuk menghentikan operasi aplikasi TikTok di Hong Kong,” kata TikTok kepada AFP.
TikTok juga tidak mau memberikan data penggunanya kepada pihak berwenang di China.
Mereka berencana menghentikan operasinya selama beberapa hari di Hong Kong.
Tiktok sebelumnya telah bergabung dengan European Union’s Code of Practice Disinformation atau kode etik disinformasi Uni Eropa, yang salah satunya ingin mencegah penyebaran konten hoaks yang bisa tersebar melalui video lipsync.
-
RIAU25/03/2026 15:30 WIBRiau Membara! Karhutla Kepung 4 Wilayah Sekaligus
-
PAPUA TENGAH25/03/2026 17:30 WIBMenaklukkan Langit Nemangkawi: Kisah Venus Beanal, Pemuda Amungme yang Menolak Jadi Penonton
-
PAPUA TENGAH25/03/2026 15:47 WIBDinas PUPR Mimika Bakal Bangun Jalan di Agimuga Tahun Ini
-
RAGAM25/03/2026 17:00 WIBKuCoin Hadirkan “Guided Into The Future” di Tomorrowland Winter
-
JABODETABEK25/03/2026 21:30 WIBPemilik dan Manajer Tempat Hiburan WR, Ditangkap Polisi
-
OLAHRAGA25/03/2026 16:00 WIBMohamed Salah Bakal Umumkan Tinggalkan Liverpool
-
NUSANTARA26/03/2026 00:01 WIBRekayasa Lalu Lintas One Way di Ruas Tol Cipali Dihentikan
-
DUNIA25/03/2026 15:00 WIBTrump Diam-diam Incar Ghalibaf Jadi Pemimpin Baru Iran