Berita
Ditengah Pandemi Covid-19, Komisi VIII DPR Minta Kemenag Hemat Anggaran
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ihsan Yunus menyebut bahwa anggaran penanganan Covid-19 belum cukup. Terlebih, pandemi Corona menghilang tidak bisa diprediksi. Hal itu disampaikannya saat menggelar rapat kerja dengan Kementerian Agama (Kemenag), Rabu (23/9/2020). Awalnya, dia meminta Kemenag menghemat anggaran lantaran penanganan Covid-19 butuh dana besar. “Kalau ada anggaran-anggaran yang bisa dihemat, dihemat […]
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ihsan Yunus menyebut bahwa anggaran penanganan Covid-19 belum cukup. Terlebih, pandemi Corona menghilang tidak bisa diprediksi.
Hal itu disampaikannya saat menggelar rapat kerja dengan Kementerian Agama (Kemenag), Rabu (23/9/2020). Awalnya, dia meminta Kemenag menghemat anggaran lantaran penanganan Covid-19 butuh dana besar.
“Kalau ada anggaran-anggaran yang bisa dihemat, dihemat perjalanan perjalanan keluar, meeting-meeting besar kalau bisa ditiadakan, karena kita perlu anggaran yang cukup besar menghadapi Covid ini,” kata Ihsan dalam raker yang dihadiri Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi.
Politikus PDI Perjuangan itu lalu mengatakan bahwa Covid tidak akan selesai hingga tiga tahun ke depan. Apalagi, anggaran untuk vaksin Corona belum cukup untuk seluruh masyarakat Indonesia.
“Covid ini enggak akan selesai 2-3 tahun ke depan, kalau Kita lihat anggaran nya, kalau satu vaksin Rp 400 ribu, itu pemerintah baru menyediakan kurang lebih Rp 36 triliun, masih jauh pak, 270 (juta penduduk) itu hanya sepersepuluhnya, seperduapuluhnya baru bisa tervaksin, dan itu sampai sekarang vaksin nya belum selesai uji klinis,” tuturnya.
Menurutnya, virus corona sudah ada di mana-mana. Dia pun cukup kaget saat Menteri Agama Fachrul Razi dinyatakan positif Covid-19. Padahal, dia selalu menjalani protokol kesehatan.
“Jadi memang memang betul betul ini tidak terkendali pak, sekelas pak Menteri yang saya lihat selalu menjaga protokol Covid selalu pakai masker, tanggal 14 September kita baru ketemu pak (Fachrul) diruangan ini berjam jam tanggal 17 dinyatakan positif,” tandasnya.
-
OTOTEK01/02/2026 23:00 WIBBaterai EV Bekas China Didaur Ulang Bengkel Ilegal
-
OASE02/02/2026 05:00 WIBPelajaran Tauhid dan Sains dalam Surat Al-Anbiya Ayat 1-30 yang Wajib Diketahui Muslim
-
OLAHRAGA01/02/2026 20:30 WIBLiverpool Datangkan Geertruida Untuk Perkuat Pertahanan
-
DUNIA01/02/2026 21:30 WIBBiadab! Gaza Digempur Serangan Udara Israel
-
NUSANTARA01/02/2026 22:00 WIBDua Anak Tewas Akibat Longsor di Pangalengan
-
OLAHRAGA01/02/2026 22:30 WIBPermalukan Wakil Tuan Rumah, Ubed Berhasil Juarai Thailand Masters
-
EKBIS02/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam 2 Februari 2026: Naik Rp 167.000 per Gram
-
NASIONAL02/02/2026 06:00 WIBDKPP Sidang Anggota KPU Papua Pegunungan Adi Wetipo Terkait Dugaan Status ASN Aktif