Berita
Lalai Atasi Penyebaran Covid, China Copot 20 Pejabat
Sebanyak 20 pejabat di Zhangjiajie, Provinsi Hunan, China dicopot karena dianggap lalai sehingga menyebabkan penyebaran virus corona. Para pejabat itu dianggap paling bertanggung jawab terhadap pertunjukan seni di kota wisata yang memicu penyebaran wabah tersebut ke delapan provinsi lainnya di China. Seperti dikutip dari Global Times, yang dicopot termasuk pejabat kabupaten, staf manajemen rumah sakit, dan […]
Sebanyak 20 pejabat di Zhangjiajie, Provinsi Hunan, China dicopot karena dianggap lalai sehingga menyebabkan penyebaran virus corona.
Para pejabat itu dianggap paling bertanggung jawab terhadap pertunjukan seni di kota wisata yang memicu penyebaran wabah tersebut ke delapan provinsi lainnya di China.
Seperti dikutip dari Global Times, yang dicopot termasuk pejabat kabupaten, staf manajemen rumah sakit, dan personel terkait dengan pertunjukan pertunjukan seni di gedung teater Charming Xiangxi.
Enam pejabat dari distrik Yongding, termasuk kepala departemen kesehatan masyarakat distrik Xu Xionghui, dicopot dari jabatannya.
Di wilayah itu, sebanyak 15 kasus Covid-19 dikonfirmasi pada Selasa (3/8).
Xu dianggap tidak kompeten dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan di distrik tersebut. Dia juga dianggap tidak memiliki manajemen yang efektif dan tepat waktu dalam mengisolasi pasien yang terinfeksi.
Direktur departemen kedaruratan Rumah Sakit Rakyat Zhangjiajie Deng Huabin, yang bertanggung jawab atas tes PCR juga telah dicopot dari jabatannya.
Deng dicopot karena lemahnya manajemen hingga menyebabkan kerumunan orang di lokasi pengujian dan menimbulkan risiko infeksi di rumah sakit.
Sebelumnya seorang wanita lanjut usia ditangkap polisi atas tuduhan memicu penyebaran virus corona.
Wanita bermarga Mao asal Nanjing, Provinsi Jiangsu itu dituduh melanggar undang-undang anti-epidemi dan pencegahan penyakit hingga menyebabkan 94 orang terinfeksi Covid-19.
China saat ini tengah menerapkan lockdown di sejumlah daerah demi meredam kasus Covid-19 yang melonjak akibat penyebaran corona varian Delta belakangan ini.
-
POLITIK08/04/2026 13:00 WIBPengamat: Reshuffle Kabinet Momentum Prabowo Akhiri Fenomena ‘Matahari Kembar’
-
DUNIA08/04/2026 12:00 WIBIsrael Kena Prank? Trump Mendadak Damai dan Tunduk pada 10 Tuntutan Iran
-
NUSANTARA08/04/2026 12:30 WIBWabah Campak di Banten Pecah Hingga Memakan Korban Jiwa
-
NUSANTARA08/04/2026 12:30 WIBTragedi Tengah Malam, 5 Warga Sembahe Tewas Tertimbun Longsor
-
OLAHRAGA08/04/2026 16:00 WIBBAC 2026, Sabar/Reza Berhasil Membuka Langkah ke Babak Selanjutnya
-
OTOTEK08/04/2026 17:30 WIBTruk Ikonik China Percepat Ekspansi di Asia dan Afrika
-
NASIONAL08/04/2026 14:00 WIBSahroni: Vape Merusak Bangsa Jika Tak Dilarang
-
DUNIA08/04/2026 15:00 WIBIntelijen AS Sebut Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Kritis di Qom