Berita
Akibat Covid-19, Sejumlah RS di Inggris Kekurangan Nakes
Sejumlah rumah sakit di Inggris, terutama di London, tengah berjuang menjaga tenaga kesehatan akibat beberapa staf yang harus diisolasi akibat positif Covid-19. “Masalah akut yang terjadi sebenarnya terkait dengan kepegawaian,” kata konsultan darurat di London, Katherine Henderson, dikutip dari Reuters. “Meskipun kita belum melihat kenaikan angka rawat inap, kita telah melihat efek dari tidak memiliki […]
Sejumlah rumah sakit di Inggris, terutama di London, tengah berjuang menjaga tenaga kesehatan akibat beberapa staf yang harus diisolasi akibat positif Covid-19.
“Masalah akut yang terjadi sebenarnya terkait dengan kepegawaian,” kata konsultan darurat di London, Katherine Henderson, dikutip dari Reuters.
“Meskipun kita belum melihat kenaikan angka rawat inap, kita telah melihat efek dari tidak memiliki pekerja untuk menjalani shift dengan benar dan selamat. Jadi kami khawatir kalau pasien sakit karena kami tak memiliki pekerja yang cukup.”
Henderson juga menyampaikan bahwa London menjadi daerah yang cukup terdampak.
“Kami tengah mencari mungkin sekitar 10 persen staf, yang mana merupakan dokter dan suster, yang harus pergi,” ucap Henderson.
Di tengah kemunculan varian Omicron, Inggris mencetak rekor penambahan kasus harian positif Covid-19 pada Rabu (15/12) mencapai 78.610 kasus.
Salah satu profesor mendeskripsikan situasi di Inggris sebagai penggabungan dua epidemi. Varian Omicron meningkat di tengah penyebaran varian Delta, yang mana menyebabkan banyak infeksi di negara itu.
Beberapa pejabat kesehatan juga memprediksi Omicron akan menjadi varian dominan di Inggris dalam beberapa hari. Omicron sendiri menjadi biang kerok kasus infeksi Covid-19 di London, dikutip dari Associated Press.
“Ada beberapa hal masih belum kita ketahui. Namun apa yang sekarang kita ketahui adalah buruk, yang utama adalah kecepatan di mana ini (infeksi Covid) bergerak. Ini (virus Covid) menyebar dengan laju yang fenomenal,” kata Profesor Chris Whitty.
“Saya takut akan ada kenaikan pasien varian Omicron pergi ke NHS (layanan kesehatan nasional Inggris), pergi ke rumah sakit, masuk ke Unit Perawatan Intensif (ICU), dan kita belum tahu rasio pastinya, tetapi bakal ada angka yang substansial. Dan itu akan dimulai, menurut saya, segera setelah Natal,” tambahnya.
-
NASIONAL25/09/2026 09:00 WIBBengkulu Darurat Sampah! Srikandi NasDem Semprot Dirjen Cipta Karya KemenPU
-
DUNIA25/09/2026 08:00 WIBPresiden Iran Tantang AS di Sidang PBB
-
NUSANTARA25/09/2026 08:30 WIBGempar Penemuan Jenazah di Mukomuko, Polisi Minta Warga Tahan Diri Soal Isu Jurnalis
-
EKBIS25/09/2026 09:30 WIBIHSG Hijau di Awal Dagang
-
JABODETABEK25/09/2026 07:30 WIBRemaja Bogor Tega Habisi Ayahnya Sendiri
-
NASIONAL25/09/2026 06:00 WIBMori Hanafi Desak Anggaran Transmigrasi Dirombak
-
POLITIK25/09/2026 07:00 WIBDeddy: Pileg Jadi ‘Tiket’ Pilpres Sudah Tak Relevan
-
OTOTEK25/09/2026 13:30 WIBBegini Cara Pakai 1 Nomor WhatsApp di 2 HP Sekaligus Tanpa Logout

















