Berita
Kementerian Luar Negeri Sosialisasikan Ibu Kota Nusantara
AKTUALITAS.ID – Kementerian Luar Negeri RI bekerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyelenggarakan acara Sosialisasi mengenai perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) kepada Perwakilan Negara Asing dan Organisasi Internasional (PNAOI) di Jakarta (31/07). Acara dihadiri oleh sekitar 200 tamu undangan dari Perwakilan Negara Asing dan Organisasi Internasional di Jakarta. Acara bertujuan menyampaikan informasi perkembangan terakhir pemindahan ibukota ke IKN, sekaligus memantik diskusi dan menyerap aspirasi Perwakilan Negara Asing dan Organisasi Internasional PNAOI di Jakarta.
Acara dibuka sambutan Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler, Duta Besar Andy Rachmianto yang menyampaikan bahwa transisi Ibukota dari Jakarta ke Kalimantan adalah agenda strategis Pemerintah dan bagian integral dari Indonesian Vision 2045. Sesuai UU No. 3 Tahun 2022, IKN ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan Pemerintahan sekaligus pusat perwakilan asing dan organisasi internasional. Sehubungan dengan hal tersebut, Kemlu RI bertanggung jawab meningkatkan awareness komunitas internasional termasuk PNAOI mengenai IKN.
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan OIKN, Thomas Umbu Pati dalam paparannya menyampaikan antara lain mengenai perkembangan terakhir pembangunan infrasruktur di IKN, skema pendanaan dan peluang investasi yang tersedia serta insentif yang ditawarkan. Sampai saat ini, sebanyak 256 letters of intent telah diterima dari 19 negara yang berminat berinvestasi di 14 sektor. Perpindahan PNAOI diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pengembangan kawasan di IKN melalui berbagai kerja sama internasional termasuk investasi, perdagangan, jasa, dan pembangunan kota serta mendorong pembangunan sektor lain seperti pendidikan, kesehatan, teknologi, dan kesempatan kerja.
Dalam sesi diskusi, Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan OIKN menjelaskan lebih lanjut mengenai lini masa pemindahan kantor PNAOI. Ditekankan bahwa perpindahan perwakilan negara asing dan organisasi internasional diharapkan dapat dilaksanakan mulai 2030-2034, meskipun tidak menutup kemungkinan bahwa lini masa tersebut dapat dipercepat, dengan memperhatikan kesiapan infrastruktur di IKN. Terkait pegawai Pemerintah, sebanyak sekitar 16.990 personil direncanakan sudah pindah di tahun 2024.
Acara sosialisasi ini merupakan langkah awal Pemerintah Indonesia mengkomunikasikan mengenai IKN kepada PNAOI di Indonesia. Ke depannya, Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kemlu dan OIKN akan mengembangkan mekanisme guna mendorong perpindahan PNAOI ke IKN. (Red)
-
RILEKS04/04/2026 15:45 WIBLogika Jaksa, Kreativitas Amsal Sitepu Harus Pakai Tenaga Dalam
-
DUNIA04/04/2026 11:15 WIBBreaking News! 3 Prajurit TNI Terluka dalam Ledakan di UNIFIL Lebanon
-
NUSANTARA04/04/2026 06:30 WIBMerapi Semburkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 KM pada Sabtu Dini Hari
-
JABODETABEK04/04/2026 09:30 WIBPemotor Tewas Ditabrak Truk Dinas TNI di Jakbar
-
NASIONAL04/04/2026 10:00 WIBJokowi Bungkam Soal AHY dan Puan Disebut Koordinator Isu Ijazah
-
RAGAM04/04/2026 15:30 WIBIni Peringatan Keras Ramalan Zodiak 4 April 2026
-
OASE04/04/2026 05:00 WIBSabda Nabi Ini Bongkar Karakter 4 Khalifah Utama
-
JABODETABEK04/04/2026 10:30 WIBTangki Air Renggut Nyawa 4 Pekerja di Jaksel