Berita
Kabar Buruk, TikTok Bakal Tutup Ladang Cuan Kreator Senilai Rp 15 T
AKTUALITAS.ID – Kabar buruk, pada 16 Desember 2023 mendatang , TikTok bakal mengumumkan Dana Kreator atau Creator Fund senilai US$1 miliar (15 triliun) akan berakhir. Hal itu disampaikan oleh Juru bicara TikTok, Maria Jung.
Para kreator konten di AS, Inggris, Jerman, dan Prancis tidak lagi dapat memonetisasi konten mereka melalui dana awal. Sementara, pengguna TikTok di Italia dan Spanyol tidak terpengaruh oleh perubahan ini.
Creator Fund pertama kali diperkenalkan pada 2020, pada saat itu perusahaan berjanji untuk membayar total US$1 miliar selama tiga tahun kepada orang-orang yang membuat konten viral di aplikasi tersebut.
Untuk berpartisipasi dalam Creator Fund, pengguna TikTok harus memenuhi persyaratan kelayakan tertentu. Misalnya, pengguna harus berusia 18 tahun ke atas, merupakan penduduk di negara yang ada program ini. Mereka juga harus memenuhi batas minimal 10 ribu pengikut asli, mendapat setidaknya 100 ribu penayangan video asli dalam 30 hari terakhir, dan posting video asli sesuai dengan Pedoman Komunitas TikTok.
Selama ini, para influencer dan pembuat konten lainnya telah mencatat rendahnya pembayaran yang mereka terima. Bahkan terkadang hanya beberapa dolar untuk jutaan penonton dalam satu video. Sehingga mustahil untuk mendapatkan penghasilan hanya melalui dana pembuat konten.
Mengutip The Verge, TikTok tidak menanggapi pertanyaan tentang apakah mereka telah membayar seluruh dana US$1 miliar seperti yang dijanjikan.
Kini, pembayaran kreator didasarkan pada penayangan dan metrik keterlibatan lainnya. Pada Februari tahun ini, platform tersebut memperkenalkan metode monetisasi baru yang dikatakan akan menghasilkan pembayaran lebih tinggi bagi pembuat konten populer, yang mereka sebut Program Kreativitas.
Berbeda dengan dana kreator, Program Kreativitas mengharuskan pembuat konten membuat video berdurasi lebih dari satu menit, sebuah perbedaan besar untuk aplikasi yang pertama kali berkembang melalui klip pendek.
Alih-alih mempublikasikan kumpulan uang yang menjadi sumber pembayaran, TikTok mengatakan pendapatan akan didasarkan pada penayangan dan metrik keterlibatan lainnya.
Sejak peluncuran sistem baru ini, TikTok telah mengundang para pembuat konten yang memenuhi syarat untuk beralih ke Program Kreativitas. Jung mengatakan pembuat konten dapat memperoleh penghasilan 20 kali lipat dari jumlah yang mereka hasilkan di Creator Fund.
Menghasilkan uang di TikTok selalu lebih tidak terduga dibandingkan platform lain seperti YouTube atau Twitch. YouTube khususnya telah memanfaatkan masalah pembayaran rendah dengan menawarkan bagi hasil iklan di Shorts, pesaing TikTok-nya. (Rafi)
-
NASIONAL19/06/2026 10:00 WIBMengapa KPK Tak Berani Periksa Utusan Khusus Presiden Ini?
-
FOTO19/06/2026 11:32 WIBFOTO: Pertamina Grand Prix 2026 Siap Digelar di Mandalika
-
NUSANTARA19/06/2026 13:00 WIBBMKG Puncak Kemarau 2026 Juli September
-
POLITIK19/06/2026 07:00 WIBDasco: Garda Prabowo Bukan Bagian dari Gerindra
-
POLITIK19/06/2026 09:00 WIBPKB Desak PDIP Tentukan Sikap Politik
-
EKBIS19/06/2026 12:00 WIBMulai 1 Juli! Beli Dolar Kini Dibatasi BI
-
JABODETABEK19/06/2026 08:30 WIBKomplotan Rampok Menteng Hujam Leher Korban 7 Kali demi Emas 500 Gram
-
EKBIS19/06/2026 09:30 WIBIHSG Sempat Bangkit, Lalu Balik Melemah

















